Unduh PDF
Unduh PDF
Pembaptisan adalah upacara keagamaan yang melambangkan kematian, kebangkitan, dan pertobatan agar seseorang bisa diterima sebagai anggota gereja tertentu. Pada umumnya orang-orang dibaptis sejak masih bayi, tetapi pembaptisan boleh diberikan kepada orang dewasa yang mau menerima Yesus Kristus sebagai Juru Selamat.
Langkah
-
Berkonsultasilah dengan pemimpin komunitas gereja. Buatlah janji untuk berkonsultasi dengan orang-orang yang berwenang memberikan sakramen baptis, misalnya: pastor, pengkhotbah, pendeta, atau diakon. [1] X Teliti sumber Pastor boleh melakukan pembaptisan tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan uskup dan tugas ini bisa didelegasikan kepada diakon. [2] X Teliti sumber
- Pada dasarnya, setiap orang boleh menerima pembaptisan secara Katolik. Walau demikian, hal tersebut biasanya dilakukan dalam keadaan darurat, misalnya ketika seseorang yang menghadapi sakratul maut ingin dibaptis agar mengalami keselamatan. [3] X Teliti sumber
-
Tanyakan kepada diri sendiri mengapa Anda ingin dibaptis. Banyak orang dewasa yang ingin mengalami lahir baru dan diselamatkan untuk membuktikan imannya atau karena mereka dibaptis saat masih kecil dan ingin dibaptis lagi. Seseorang yang baru saja bergabung sebagai anggota gereja biasanya ingin dibaptis sesuai tradisi dalam gereja yang bersangkutan. Alasan yang mendasari keputusan Anda akan menentukan langkah berikutnya.
- Ingatlah bahwa pilihan tersebut adalah untuk kepentingan Anda sendiri. Pembaptisan di usia dewasa membantu Anda mendekatkan diri dengan Tuhan dan memperkuat iman. Anda sudah mengambil keputusan yang tepat jika sudah memilih yang terbaik. [4] X Teliti sumber
- Jika Anda sudah pernah dibaptis dan baru saja bergabung dalam denominasi Kristen yang berbeda, mungkin Anda tidak perlu dibaptis lagi. Carilah informasi tentang pembaptisan yang berlaku dalam gereja. Contohnya: gereja Methodist mengakui pembaptisan yang dilakukan oleh semua denominasi Kristen selain gereja Mormon. [5] X Teliti sumber
-
Siapkan acara untuk merayakan pembaptisan. Jika tanggal pembaptisan sudah dipastikan, undanglah sanak saudara dan teman-teman. Tentukan apakah Anda ingin mengadakan upacara yang meriah atau acara yang penuh keakraban. Orang-orang biasanya dibaptis di gereja setempat. [6] X Teliti sumber
- Anda boleh mengadakan acara besar untuk meneguhkan keberadaan Anda di dalam komunitas gereja. Pembaptisan adalah sebuah keputusan penting, tetapi momen ini bukan hanya untuk keluarga dan teman-teman, melainkan merupakan komitmen kepada diri sendiri dan Yesus.
- Tentukan apakah Anda perlu mengadakan acara syukuran dan memesan makanan dari perusahaan jasa boga sesuai anggaran yang tersedia. Selain itu, Anda bisa meminta bantuan teman atau anggota keluarga untuk menyediakan minuman dan camilan.
-
Terimalah sakramen pembaptisan. Saat bayi dibaptis, air suci dipercikkan ke seluruh tubuhnya, tetapi anak-anak, remaja, dan orang dewasa akan menyelam ke dalam air suci dalam posisi berlutut, duduk, atau berbaring. Setiap gereja memiliki ritual pembaptisan masing-masing.
-
Dapatkan berkat. Pelaksana pembaptisan, yaitu pastor atau pendeta akan memberkati Anda dengan mengucapkan: “Dalam nama Bapa, Putera, dan Roh Kudus” lalu membenamkan Anda dan segera mengangkat Anda lagi dari dalam air. Anda sudah dibaptis dan menjadi pengikut Kristus setelah diberkati dan dibenamkan dalam air! [7] X Teliti sumberIklan
-
Berkonsultasilah dengan pemimpin komunitas gereja. Buatlah janji untuk berkonsultasi dengan orang-orang yang berwenang memberikan sakramen baptis, misalnya: pastor, pengkhotbah, pendeta, atau diakon. [8] X Teliti sumber
- Pada dasarnya, setiap orang boleh menerima pembaptisan secara Katolik. Walau demikian, hal tersebut biasanya dilakukan dalam keadaan darurat, misalnya ketika seseorang yang menghadapi sakratul maut ingin dibaptis agar mengalami keselamatan. [9] X Teliti sumber
-
Pilihlah wali baptis. Tentukan dua orang sebagai wali baptis jika anak Anda yang masih kecil atau remaja akan dibaptis. Hal tersebut bersifat opsional dalam pembaptisan orang dewasa. Mintalah kesediaan orang-orang terdekat untuk menjadi wali baptis anak Anda. [10] X Teliti sumber
-
Siapkan acara untuk merayakan pembaptisan. Jika tanggal pembaptisan sudah dipastikan, undanglah sanak saudara dan teman-teman. Tentukan apakah Anda ingin mengadakan upacara besar-besaran atau acara yang penuh keakraban. Orang-orang biasanya dibaptis di gereja setempat. [11] X Teliti sumber
- Tentukan apakah Anda perlu mengadakan acara syukuran dan memesan makanan dari perusahaan jasa boga sesuai anggaran yang tersedia. Selain itu, Anda bisa meminta bantuan teman atau anggota keluarga untuk menyediakan minuman dan camilan.
-
Bawalah anak Anda ke tempat pembaptisan. Setelah mempersiapkan diri, ajaklah anak ke gereja pada tanggal pembaptisan. Upacara akan dipimpin oleh pendeta, pastor, atau diakon. [12] X Teliti sumber
-
Biarkan air suci dialirkan atau dipercikkan ke tubuhnya. Saat bayi dibaptis, air suci dipercikkan ke seluruh tubuhnya, tetapi anak-anak, remaja, dan orang dewasa akan menyelam ke dalam air dalam posisi berlutut, duduk, atau berbaring. Setiap gereja memiliki ritual pembaptisan masing-masing.
- Gereja tertentu membaptis anak kecil cukup dengan memercikkan air suci, tetapi ada juga yang mengharuskan calon baptis menyelam. Berkonsultasilah dengan pendeta atau pastor untuk memastikan tata cara pembaptisan anak. [13] X Teliti sumber
-
Dapatkan berkat. Pelaksana pembaptisan, yaitu pastor atau pendeta akan memberkati anak Anda dengan mengucapkan: “Dalam nama Bapa, Putera, dan Roh Kudus”. Jika tata cara baptis selam berlaku juga untuk anak-anak, ia akan dibenamkan sebentar lalu diangkat lagi dari dalam air. Anak Anda sudah dibaptis dan menjadi pengikut Kristus setelah ia diberkati dan dibenamkan dalam air! [14] X Teliti sumberIklan
-
Akuilah dosa yang pernah Anda lakukan. Sesuai alkitab, Anda harus mengaku dosa di hadapan pendeta atau pastor sebelum dibaptis. [15] X Teliti sumber
- Tertulis dalam injil Matius bahwa Yohanes Pembaptis membaptis orang-orang: “Maka datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan. Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan” (Matius 3:5-6).
-
Bertobatlah. Mengaku dosa saja belum cukup. Anda juga harus menyesali semua kesalahan yang pernah dilakukan. Renungkan apa artinya menerima Yesus Kristus sebagai Juru Selamat. [16] X Teliti sumber
- Bertanyalah kepada pastor atau pendeta. Jika Anda belum tahu cara mengaku dosa dan bertobat, mintalah nasihat dari pastor/pendeta atau jemaat gereja yang Anda kenal.
- Setelah Yesus bangkit, banyak orang yang tercengang melihat kehadiran Roh Kudus pada hari Pentakosta. Saat mereka bertanya kepada Petrus apa yang harus dilakukan, “jawab Petrus kepada mereka: Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus” (Kisah Para Rasul 2:38). [17] X Teliti sumber
-
Terimalah Yesus Kristus sebagai Juru Selamat pribadi. Syarat terakhir pembaptisan adalah percaya sepenuhnya kepada Yesus. Lakukan refleksi mendalam untuk memastikan kesiapan Anda untuk mengambil keputusan. Jika Anda merasa siap berarti Anda memang sudah siap. Sampaikan keinginan Anda untuk dibaptis sebagai umat Kristiani. [18] X Teliti sumber
- Pembaptisan boleh diberikan kepada siapa saja tanpa batasan usia. Dalam agama Kristen, semua orang yang belum dibaptis boleh menerima sakramen baptis. Pembaptisan akan menandai roh secara permanen sehingga orang yang sudah dibaptis tidak perlu dibaptis ulang. [19] X Teliti sumber
Iklan
Tips
- Banyak orang yang meyakini bahwa pembaptisan bukan syarat untuk menerima keselamatan. Akan tetapi, Yesus bersabda, “Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan”. Orang-orang yang mengimani sabda Yesus boleh menyimpulkan bahwa mereka akan memperoleh keselamatan melalui pembaptisan.
- Agar bisa menjadi umat Kristen yang mengalami “lahir baru”, Anda harus menggunakan kehendak bebas untuk menerima Yesus dan Roh Kudus dengan membuat pengakuan iman di hadapan pastor atau pendeta. Orang yang sudah dibaptis akan “mati, dikubur, dan bangkit bersama Kristus”. Pembaptisan menjadi lambang keselamatan bagi orang-orang yang mengalami hidup baru karena sudah bebas dari hukuman atas dosa dan maut.
- Dalam injil, pembaptisan air selalu dilakukan dengan menyelam ke dalam air. (Bacalah Matius 3:16 [20] X Teliti sumber , Yohanes 3:23 [21] X Teliti sumber , dan Kisah Para Rasul 8:38. [22] X Teliti sumber ). Kata baptis secara literal berarti merendam, tenggelam, atau menyelam. [23] X Teliti sumber
Iklan
Referensi
- ↑ http://www.marionmethodist.org/about/baptism-adults
- ↑ http://www.aboutcatholics.com/beliefs/bishops-priests-and-deacons/
- ↑ http://www.aboutcatholics.com/beliefs/a-guide-to-catholic-baptism/
- ↑ http://www.crosswalk.com/church/pastors-or-leadership/ask-roger/is-it-important-to-get-baptized-as-an-adult.html
- ↑ http://www.marionmethodist.org/about/baptism-adults
- ↑ http://www.clarifyingchristianity.com/get_wet.shtml
- ↑ http://www.clarifyingchristianity.com/get_wet.shtml
- ↑ http://www.aboutcatholics.com/beliefs/bishops-priests-and-deacons/
- ↑ http://www.aboutcatholics.com/beliefs/a-guide-to-catholic-baptism/
- ↑ http://www.catholic.com/tracts/infant-baptism
- ↑ http://www.clarifyingchristianity.com/get_wet.shtml
- ↑ http://www.christianliferesources.com/article/should-i-baptize-my-baby-314
- ↑ http://www.clarifyingchristianity.com/get_wet.shtml
- ↑ http://www.clarifyingchristianity.com/get_wet.shtml
- ↑ http://www.bibleinfo.com/en/questions/are-there-any-prerequisites-it
- ↑ http://www.equip.org/article/can-i-be-saved-without-getting-baptized/
- ↑ https://www.biblegateway.com/passage/?search=Acts+2%3A38&version=NKJV
- ↑ http://www.catholic.com/documents/how-to-become-a-catholic
- ↑ http://www.aboutcatholics.com/beliefs/a-guide-to-catholic-baptism/
- ↑ "Matthew3:16"
- ↑ "John3:23"
- ↑ "Acts8:38"
- ↑ http://strongsnumbers.com/greek/907.htm
Tentang wikiHow ini
Halaman ini telah diakses sebanyak 41.912 kali.
Iklan