Menggunakan map adalah salah satu cara yang paling dasar dalam menata sesuatu, terutama jika Anda memiliki beberapa berkas atau proyek-proyek untuk disimpan secara terpisah dan teratur. Jika Anda bosan dengan map berwarna manila yang itu-itu saja, atau sedang merasa ingin membuat sesuatu sendiri, maka dari hanya beberapa lembar kertas saja Anda dapat dengan mudah membuat map Anda sendiri.
Langkah
-
Ambil dua lembar kertas karton berukuran 43,2 cm x 27,9 cm. Metode ini membutuhkan dua potong kertas karton ukuran 43,2 cm x 27,9 cm. Jika Anda memiliki lembaran yang lebih besar, Anda dapat memotongnya sesuai ukuran yang dibutuhkan.. [1] X Teliti sumber
-
Lipat lembar pertama menjadi setengah. Ambil lembar pertama kertas karton Anda dan lipat membagi dua bagian pada arah panjangnya. [2] X Teliti sumber Setelah lembaran ini dilipat, Anda akan memiliki kertas yang berukuran kira-kira 21,6 x 27,9 cm.
-
Letakkan lembar kedua dalam lipatan lembaran yang pertama. Sekarang ambil lembar kedua kertas karton dan tempatkan ia di dalam lipatan kertas pertama. [3] X Teliti sumber Anda harus meletakkan sisi yang panjang sejajar satu sama lain ketika menempatkan lembar kedua tersebut.
- Pastikan bahwa sisi bawah lembar kedua terletak pas ke dalam lipatan yang Anda buat pada langkah 1.
-
Lipat kedua lembar kertas ini menjadi setengah. Dengan dua lembar ditempatkan bersama-sama, Anda sekarang harus melipat keduanya pada sisi lebarnya. [4] X Teliti sumber Ini berarti Anda harus membuat lipatan yang membagi sisi panjang pada kertas kedua yang masih utuh dan juga merupakan sisi lebar dari lembaran pertama yang telah terlipat sebelumnya.
- Setelah Anda lipat, Anda akan memperoleh selembar besar yang berukuran sekitar 20,3 x 27,9 cm ditambah lembaran kecil yang akan membentuk satu set kantong kecil di bagian bawahnya.
-
Gunakan staples untuk setiap sisi kantong. Setelah Anda melipat kedua kertas ini menjadi setengah, lipatan tengahnya akan menjadi "tulang belakang" map, dan lembar pertama yang Anda lipat pada langkah 1 akan membentuk kantong. Agar kedua kertas ini saling menempel, Anda hanya perlu menggunakan staples pada bagian saku ke bagian map yang lebih besar di tepi bagian sampulnya. [5] X Teliti sumber
- Anda juga dapat menggunakan staples di sepanjang bagian bawah sampul map untuk memperkuat bagian bawah setiap sakunya.
- Map ini akan benar-benar memiliki empat kantong yang dapat digunakan, dua di bagian dalam map dan satu di masing-masing bagian luar sampulnya.
Iklan
-
Ambil tiga potong kertas berukuran 21,6 x 27,9 cm. Metode ini menggunakan tiga lembar kertas berukuran 21,6 x 27,9 cm untuk membuat map. [6] X Teliti sumber Secara umum, semakin berat kertas yang Anda gunakan, semakin lebih tahan lama juga map ini nantinya. Kertas kartu nama merupakan pilihan yang lebih baik, diikuti oleh kertas karton, tetapi Anda dapat juga menggunakan kertas HVS biasa jika terpaksa.
- Dengan ukuran kertas yang digunakan di sini, Anda diasumsikan akan menyimpan sebagian besar kertas bergaris/catatan ke dalam map. Jika Anda perlu untuk menyimpan dokumen cetak yang yaitu kertas yang sudah berukuran 21,6 x 27,9 cm, maka siapkan tiga lembar kertas yang sedikit lebih besar lagi untuk membuat map. Namun, tentu saja ukuran kertas tidak memiliki efek terhadap proses pembuatan map selanjutnya.
- Jika Anda harus menggunakan kertas HVS biasa, Anda dapat menggunakan enam lembar bukannya tiga dan menggunakan lem kertas untuk menggandakan setiap lembarnya.
-
Sejajarkan dua lembar kertas. Ambil dua lembar kertas Anda dan sejajarkan sehingga keduanya benar-benar rata dengan satu sama lain. Jika Anda memilih kertas kartu nama dengan desain pada satu sisi saja, maka pastikan bahwa desain pada setiap lembar menghadap ke luar karena ini akan menjadi bagian depan sekaligus belakang sampul map Anda. [7] X Teliti sumber
-
Rekatkan kedua kertas bersama-sama. Dengan dua lembar kertas berdampingan sejajar pada sisinya, gunakan selotip panjang untuk merekatkan keduanya dan membuat bagian "tulang belakang" map Anda. . [8] X Teliti sumber Gunakan selotip pada lembar kertas petama sehingga setengah dari lebar selotip membentang dari salah satu sisi panjang pada kertas tersebut, dan kemudian lipat selotip itu untuk melengketkan paruh kedua dari selotip pada lembar kertas yang kedua
- Cobalah untuk menempelkan selotip pada kedua lembar kertas tersebut tanpa menimbulkan lipatan ataupun gelembung udara di dalam tempelan tersebut.
- Pastikan kedua lembar berada pada posisi sejajar dan rata saat Anda merekatkannya atau map tersebut tidak akan menutup dengan simetris.
- Untuk memperkuat map Anda, bisa juga merekatkan selotip tambahan pada setiap sisi sampul di atas tepi selotip yang pertama tersebut. [9] X Teliti sumber
-
Rekatkan bagian dalam "tulang belakang" map. Setelah Anda merekatkan bagian luar dengan selotip, buka map dan rekatkan juga selotip lain di tempat yang sama tetapi di sepanjang bagian dalam lipatan. [10] X Teliti sumber ini akan memperkuat map Anda, dan juga akan menutupi bagian dari selotip yang berlebih dari sisi lainnya sehingga tidak menempel pada isi map Anda.
-
Potong 0,6 cm dari lembar ketiga kertas. Untuk mulai membuat kantong, Anda harus terlebih dahulu memotong sekitar 0,6 cm dari lebar lembar kertas ketiga. Dengan begitu, berarti Anda akan memangkas sepanjang arah kertas. Hasil akhirnya akan menjadi lembaran kertas yang berukuran 20,9 x 27,9 cm . [11] X Teliti sumber
-
Potong lembar ketiga kertas menjadi setengah. Anda akan menggunakan ini satu lembar kertas untuk membuat kedua kantong dalam pada map, sehingga Anda perlu dipotong menjadi dua bagian. Potongan ini akan tegak lurus dengan potong sebelumnya terhadap sisi kertas dan Anda akan memiliki dua lembar kertas yang keduanya sekitar 13,9 x 20,9 cm. [12] X Teliti sumber
-
Rekatkan kantongnya. Ambil salah satu potongan yang lebih kecil dan sesuaikan posisinya dengan salah satu sudut bawah bagian dalam map. Anda akan menempatkan lembar kecil ini dengan sesuai sehingga sisi 20,9 cm sejajar dengan sisi 21,6 cm pada sampul mapnya. Setelah Anda memiliki sudut-sudut tersebut sejajar sempurna, gunakan selotip yang melipat diatas kedua tepi kertas, sama seperti yang Anda lakukan pada langkah 3.
- Sekali lagi, cobalah untuk menjaga selotip menempel lurus tanpa lipatan atau gelembung udara di bawahnya.
- Seperti pita pada lipatan tulang belakang map, Anda harus memperkuat kantong-kantong ini dengan selotip tambahan yang tumpang tindih terhadap tepi selotip yang pertama. Hal ini akan setidaknya menambah umur map tersebut walau sedikit.
- Ulangi proses untuk map kedua di sisi lain.
-
Sesuaikan map dengan selera Anda. Jika Anda memilih kertas biasa dan bukan kertas kartu nama dan bermotif, Anda dapat dengan mudah menyesuaikan map Anda dengan stiker, gambar, atau bahkan gambar subjek tertentu.Iklan
Tips
- Coba hias map Anda dengan potongan-potongan kertas karton yang dibentuk, stiker, foto, atau apa pun yang membangkitkan pikiran yang positif.
- Perkuat map menggunakan selotip atau staples ekstra.
- Anda dapat membuat map Anda menjadi sebuah prakarya. Buat satu set map masing-masing untuk setiap jenis berkas berbeda.
Iklan
Peringatan
- Sama seperti kertas lain pada umumnya, cobalah untuk tidak membasahinya.
Iklan
Hal yang Anda Butuhkan
- Antara 3 lembar kertas 21,6 x 27,9 cm, atau 2 lembar kertas 43,2 cm x 27,9 cm
- Gunting
- Penggaris
- Selotip
- Lem kertas batang
- Staples
Referensi
- ↑ https://www.lakeshorelearning.com/media/images/free_resources/teachers_corner/projects/pocketFolderDirections.pdf
- ↑ https://www.lakeshorelearning.com/media/images/free_resources/teachers_corner/projects/pocketMapDirections.pdf
- ↑ https://www.lakeshorelearning.com/media/images/free_resources/teachers_corner/projects/pocketMapDirections.pdf
- ↑ https://www.lakeshorelearning.com/media/images/free_resources/teachers_corner/projects/pocketMapDirections.pdf
- ↑ https://www.lakeshorelearning.com/media/images/free_resources/teachers_corner/projects/pocketMapDirections.pdf
- ↑ https://www.youtube.com/watch?v=g_KmLo2Wb80
- ↑ https://www.youtube.com/watch?v=g_KmLo2Wb80
- ↑ https://www.youtube.com/watch?v=g_KmLo2Wb80
- ↑ https://www.youtube.com/watch?v=g_KmLo2Wb80
Tentang wikiHow ini
Halaman ini telah diakses sebanyak 36.910 kali.
Iklan