Unduh PDF Unduh PDF

Keinginan untuk disukai adalah insting alami. Keinginan untuk memiliki sahabat juga merupakan dambaan sebagian besar orang. Masalahnya adalah, tidak semua orang tahu caranya. Anda dapat meningkatkan kesempatan untuk membuat orang ingin bersahabat dengan menampilkan versi diri terbaik, berusaha mengembangkan persahabatan, dan mengetahui tanda-tanda memaksakan diri.

Bagian 1
Bagian 1 dari 3:

Menampilkan Versi Diri yang Terbaik

Unduh PDF
  1. Kita cenderung senang berteman dengan orang yang percaya diri. Kita biasanya mengagumi dan ingin bersama orang seperti itu. Tampilkan kepercayaan diri meskipun Anda tidak punya banyak hal, dan kemungkinan besar Anda dapat menarik banyak teman.
    • Kunci untuk kepercayaan diri yang efektif dan atraktif adalah tidak terkesan sombong atau egois. Anda hanya perlu berjalan dengan punggung tegak, bahu ditarik ke belakang, dan kepala diangkat tinggi. Tatap mata orang lain dan tersenyum ketika Anda bicara dengannya. [1]
    • Jangan bersikap seolah Anda lebih baik dengan tidak bicara atau mengabaikan orang. Buat siapa pun yang Anda temui merasa berharga.
  2. Meskipun kesannya lucu mengejek diri sendiri, jangan terlalu merendahkan apa pun kondisi Anda. Orang tidak mau berdekatan dengan siapa pun yang terlalu sering membicarakan diri sendiri dengan cara positif ataupun negatif.
    • Misalnya, jangan biarkan kelompok sosial Anda mendengar Anda mengatakan "Aku gemuk" atau Wajahku jelek". Mereka ingin berdekatan dengan orang yang bersyukur dengan apa yang dimiliki karena kepercayaan diri seperti itu menular.
    • Merendahkan diri sendiri menampilkan kesan bahwa Anda diam-diam tidak percaya diri. Jadi, hindari bahasa semacam itu. [2]
  3. Anda tidak bisa mengharapkan orang ingin berteman jika Anda tidak mau bertindak lebih dahulu. Ajaklah orang lain mengobrol kapan pun dan di mana pun memungkinkan. Siapa tahu, Anda bisa menemukan sahabat baru di antrean toko.
    • Latih apa yang akan Anda katakan. Anda bisa membicarakan cuaca, tim olahraga lokal, berita selebritas asing, atau apa pun yang senang Anda bicarakan. Jika topik sudah disiapkan, Anda akan lebih percaya diri ketika berbicara dengan orang baru. [3]
  4. Jika Anda ingin bertemu orang baru dan mendapatkan calon sahabat baru, Anda harus mencoba pengalaman baru. Anda tidak akan bertemu siapa pun jika tidak mau mencoba hal-hal baru. Menemukan orang yang tertarik kepada Anda adalah permulaan yang bagus untuk menemukan teman sejati.
    • Bergabunglah dengan grup atau ikuti kursus yang menarik minat Anda. Ini merupakan kesempatan bagus bertemu orang yang memiliki minat sama. Anda juga bisa bertanya kepada teman dan keluarga apakah Anda boleh bertemu teman-teman mereka, atau bertemulah dengan orang-orang yang seagama dengan Anda. Beberapa hubungan yang bermakna dimulai dari kesamaan minat. [4]
  5. Apakah ada kepribadian atau sifat yang menurut Anda menarik ketika mencari teman? Jika ya, tiru kualitas tersebut. Ini bukan berarti Anda harus berpura-pura, tetapi cobalah memasukkan beberapa atribut ke dalam cara Anda bersikap.
    • Misalnya, jika Anda menyukai orang yang perhatian kepada sesama, lakukan juga. Jika Anda mengagumi orang yang senang mengambil risiko, mulailah mengambil sedikit risiko. Bangkitkan spontanitas dan keluarlah dari zona nyaman. Anda tidak hanya akan lebih bahagia, tetapi mendapati teman-teman baru lebih tertarik kepada Anda dengan sendirinya. [5]
    Iklan
Bagian 2
Bagian 2 dari 3:

Mewujudkan Persahabatan

Unduh PDF
  1. Orang tidak akan begitu saja jadi sahabat jika Anda tampak tidak bersedia mewujudkan persahabatan. Sahabat yang baik selalu ada saat dibutuhkan. Pastikan Anda selalu ada untuknya dan melewatkan waktu bersama ketika Anda bisa. Dengan menunjukkan bahwa Anda peduli pada kebahagiaan dan keadaannya, dia akan melihat bahwa Anda teman sejati.
    • Contohnya, menanyakan kabar lewat pesan teks, membawakan sup ketika dia tidak enak badan, memberi waktu ketika dia butuh bantuan, dan membuka diri kepadanya. Anda mungkin merasa gelisah karena membuka diri sejauh itu, tetapi sebenarnya dapat meningkatkan kesempatan mendapatkan sahabat. [6]
  2. Orang biasanya senang membicarakan diri sendiri. Ini tidak ada hubungannya dengan kesombongan, hanya untuk menunjukkan adanya kesamaan melalui cerita yang dia alami sendiri. Ketahui apa yang bisa Anda ketahui dari calon teman. Tunjukkan minat dengan pertanyaan yang akan membuat dia bicara.
    • Ajukan pertanyaan seperti, “Apa kegiatan favoritmu?” atau “Mengapa kamu memilih karier ini?” atau “Siapa orang yang memberi pengaruh terbesar dalam hidupmu?” Pertanyaan seperti ini memungkinkan Anda mengenalnya secara pribadi dan membuka awal pertemanan yang baik. [7]
  3. Hubungan antara dua orang yang tidak sering bertemu akan sulit dipelihara. Anda juga mungkin merasa tidak perlu meluangkan waktu untuknya jika tidak sering bertemu. Lakukan semua yang Anda bisa untuk menikmati waktu bersamanya agar dia tahu bahwa menurut Anda dia berharga.
    • Meskipun kegiatan di luar dan menghadiri acara itu menyenangkan, Anda tidak perlu selalu mencari sesuatu untuk dilakukan. Duduk dan hanya mengobrol tentang kehidupan sering kali lebih menyenangkan. [8]
  4. Sebagian dari menjadi teman yang baik adalah bersikap seperti penyemangat. Anda memiliki kemampuan untuk membuat orang senang, dan ini harus Anda berikan kepada teman. Ketika Anda bisa mengangkat semangat dan mendukungnya, dia akan bersyukur memiliki Anda, dan karena itu pertemanan jadi lebih kuat. [9]
  5. Perbedaan sahabat dengan teman adalah Anda bisa berbagi apa saja dengan sahabat. Sahabat memiliki rahasia yang hanya diketahui oleh mereka saja. Anda dapat menunjukkan kapasitas sebagai sahabat dengan bersikap jujur dan menjaga rahasia.
    • Jika dia menceritakan sesuatu, jangan menyebarkannya ke orang lain. Anda harus mengunci mulut kecuali jika dia dalam bahaya.
    • Orang yang bisa dipercaya juga jujur. Jika dia menanyakan sesuatu yang serius, jawab sejujurnya meskipun itu menyakitkan. Contoh, jika sahabat Anda bertanya, "Apa menurutmu aku seharusnya memilih Yos?” Tunjukkan perhatian Anda dengan mengatakan, "Menurutku kamu harus menunggu dulu apa dia betul-betul sayang sama kamu." [10]
    Iklan
Bagian 3
Bagian 3 dari 3:

Menghindari Pendekatan Berlebihan

Unduh PDF
  1. Pada tahap awal membina persahabatan, jangan buat dia takut karena Anda terlalu sering menghubunginya. Mengirim pesan dan menelepon beberapa kali sehari dapat merusak fondasi hubungan dan memadamkan keinginannya untuk berteman dengan Anda.
    • Pada tahap awal, idealnya kontak dilakukan setiap beberapa hari sekali atau ketika Anda ingin mengajaknya melakukan sesuatu. Seiring waktu, Anda bisa menghubungi lebih sering, tetapi hanya setelah berteman cukup lama.
    • Patokannya adalah mengamati responsnya. Balas pesan teks atau telepon ketika dia mengirim pesan atau menelepon Anda. Jika tidak mendengar kabarnya setelah beberapa hari, Anda bisa menghubungi lebih dahulu, tetapi sekali saja. Mengirimkan ratusan pesan teks dan meneleponnya berkali-kali hanya akan membuat dia takut. [11]
  2. Jika Anda melakukan kesalahan sehingga dianggap berlebihan, pertemanan tetap dapat diselamatkan dengan mundur selangkah. Jika Anda memberi ruang, dia mungkin masih ingin melanjutkan pertemanan.
    • Jika pesan dan telepon Anda tidak dijawab, ajakan Anda untuk melewatkan waktu bersama sering ditolak, atau Anda merasa ada yang salah, dia mungkin sedang menjauh. Anda bisa menanyakan apa yang terjadi, atau memberi dia ruang dan melihat apakah pertemanan bisa dikembangkan. [12]
  3. Seperti hubungan jenis lain, persahabatan juga butuh waktu untuk mekar. Jangan mengharapkan banyak hal dalam waktu cepat. Jika Anda sudah menemukan orang yang cocok sebagai sahabat, mungkin Anda selalu ingin bersama dia. Akan tetapi, ini akan membuat dia menjauh dari Anda.
    • Jalani pelan-pelan dan beri waktu agar persahabatan dapat berkembang menjadi kuat dan bertahan lama. [13]
    Iklan

Tentang wikiHow ini

Halaman ini telah diakses sebanyak 24.879 kali.

Apakah artikel ini membantu Anda?

Iklan