Unduh PDF
Unduh PDF
Gardenia (dikenal juga sebagai bunga kacapiring) telah memikat hati para wanita muda kelas atas di Amerika bagian Selatan dari berbagai zaman. Keindahan kelopak bunga dan aroma yang sangat harum, menjadikannya sebagai bunga yang sangat disukai. Gardenia dapat ditanam sebagai tanaman pagar; ditanam di taman/kebun, halaman rumah, dan bahkan di dalam pot. Namun, tanaman berbunga harum ini mempunyai tuntutan spesifik terkait kebutuhan sinar matahari, temperatur, dan juga kelembapan. Belajar segala hal rinci untuk menanam gardenia merupakan kesulitan yang sangat seimbang dengan aroma dan keindahan yang Anda nikmati.
Langkah
-
Pilih tanaman yang kompak dengan daun berwarna hijau gelap serta mengkilap. Ketika Anda memilih jenis gardenia, ingatlah bahwa sebagian besar varietas gardenia tumbuh lebih baik di daerah beriklim tropis dan subtropis. Kleim’s Hardy adalah satu-satunya varietas gardenia yang relatif dapat bertahan pada temperatur dingin. [1] X Teliti sumber
- Varietas lain yang lebih sesuai untuk daerah bercuaca dingin adalah Chuck Hayes dan Frost Proof .
-
Pilih lokasi penanaman. Gardenia memerlukan lokasi yang menerima sinar matahari penuh ataupun sebagian. Tanaman ini menyukai kehangatan sinar matahari untuk pertumbuhan yang baik. Usahakan memilih lokasi penanaman yang memungkinkan gardenia mendapat sinar matahari langsung lebih pada waktu pagi hari daripada sore hari. [2] X Teliti sumber
- Jika Anda menanam gardenia dalam pot di ruangan, Anda perlu meletakkannya dekat jendela yang menghadap ke arah Selatan, sehingga tanaman mendapat terang, cahaya matahari tidak langsung untuk waktu yang lama.
-
Pilih tempat dengan tanah yang subur. Gardenia tumbuh paling baik bila ditanam pada tanah subur, yang basah namun drainasenya baik. Gardenia akan tumbuh subur pada tanah dengan derajat pH asam. Upayakan agar tanah memiliki pH sekitar 5 atau 6. Kemungkinan Anda perlu mengecek, lalu menambahkan nutrisi tertentu sesuai hasil pengecekan. Pada keadaan di mana tanah terlalu basa, Anda perlu menambahkan belerang/sulfur. [3] X Teliti sumberIklan
-
Hindari menanam gardenia terlalu dekat dengan konstruksi beton. Bila Anda masih dapat menanam gardenia di luar jendela sehingga bisa menikmati keharumannya, Anda tidak perlu menanamnya tepat di samping rumah atau jalan setapak. Tanah dekat konstruksi beton akan mengalami perubahan alkalinitas (parameter kimia yang menunjukkan kapasitas air untuk menetralkan asam), dan jika pH tanah terlalu tinggi maka tanaman harus bersusah payah untuk dapat hidup. [4] X Teliti sumber
-
Tambahkan bahan organik ke dalam tanah. Gardenia menyukai tanah yang kaya akan nutrisi. Tambahkan pupuk, peat moss atau rabuk/kompos ke dalam tanah untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman Anda.
-
Tanam gardenia di area yang telah dipersiapkan dengan baik. Tanamlah gardenia pada musim gugur ataupun musim semi (jika Anda tinggal di negara empat musim). Apabila Anda menanam lebih dari satu tanaman maka Anda harus memberikan jarak tanam sekitar 3-6 kaki (0,9-1,8 meter). Lubang tanam yang Anda buat harus memiliki lebar dua kali lebar gumpalan/bola akar, dengan kedalaman seukuran panjangnya. [5] X Teliti sumber
- Jika Anda menanam gardenia di dalam pot, ikuti petunjuk yang sama—pot harus cukup besar sehingga Anda dapat membuat lubang yang ukurannya dua kali lebar bola akar.
-
Masukkan bibit gardenia ke dalam lubang yang telah Anda buat. Tutuplah bola akarnya dengan tanah hingga setengah tertutup, lalu siram lubangnya. Menambahkan air sebelum Anda menutup seluruh lubang tanam akan menghilangkan gelembung-gelembung udara dan memadatkan tanah. Setelah stabil, tutuplah sisa bola akar dengan tanah, lalu tepuk-tepuklah tanah di sekitar tanaman dengan tangan. Sirami tanah dan mantapkan lagi posisinya.
-
Tutuplah permukaan tanah di sekitar tanaman dengan mulsa. Dalam kondisi khusus, mulsa dari pinus bereaksi baik karena menambah tingkat keasaman alami tanah. Jagalah agar tanah di sekitar tanaman tetap lembap sampai akar gardenia tertanam dengan stabil. Mulsa harus memiliki ketebalan sampai 5 cm, tetapi tidak harus menyentuh bagian dasar tanaman.Iklan
-
Siramlah tanaman setiap beberapa hari sekali setelah periode awal penanaman. Usahakan untuk menghindari daun dan bunga menjadi basah kuyup, karena daun basah cenderung lebih rentan terhadap pertumbuhan jamur. Gardenia memerlukan sedikit saja penyiraman ketika tidak sedang berbunga. Gardenia akan tumbuh subur bila disiram dengan air bersuhu kamar (±20-25°C) daripada dengan air dingin. [6] X Teliti sumber
- Periksa lapisan tanah humus (topsoil) pada gardenia dalam pot, sebelum menyiram. Anda bisa menunda penyiraman, jika tanah masih lembap/basah. Banyak ahli gardenia menyarankan untuk menempatkan pot gardenia Anda di atas nampan berisi koral/kerikil. Selanjutnya, Anda dapat menuangkan air pada koral tersebut, yang nantinya akan memberikan kelembapan dan uap lembap pada gardenia. [7] X Teliti sumber
-
Pupuklah tanaman gardenia Anda. Gardenia harus dipupuk setiap tiga minggu sekali. Anda harus menggunakan pupuk yang bersifat asam karena gardenia lebih menyukai tanah dan pupuk yang bersifat asam. Ditetapkan bahwa tanaman gardenia memerlukan pupuk pada bulan Maret, Mei, Agustus dan Oktober. [8] X Teliti sumber
- Pilihlah jenis pupuk dengan label 6-6-6, 10-10-10, 20-20-20 atau 16-4-8 (deretan angka menunjukkan kadar unsur hara dalam pupuk majemuk, misalnya 10-10-10 berarti dalam setiap 100 kg terdapat 10%N; 10%P; 10%K, dan 70% sisanya adalah bahan pengisi lain). Anda mungkin mendapati lebih mudah menggunakan pupuk yang larut dalam air untuk tanaman gardenia Anda.
-
Pangkaslah gardenia saat musim dingin. Anda hanya harus memangkas tanaman ketika sedang tidak berbunga. Jangan pernah memangkas semua daunnya. Anda juga harus memotong dan membuang bunga layu atau mengering dari tanaman Anda, setelah selesai pemangkasan. Tujuannya, untuk mendorong tanaman menghasilkan lebih banyak bunga lagi.
-
Periksa kemungkinan adanya hama pengganggu. Anda harus memeriksa tanaman gardenia Anda secara berkala, kalau-kalau diserang hama seperti kutu kebul (whitefly) dan kutu putih (mealy bug). Hama lain yang biasa menyerang tanaman gardenia adalah kutu kuning (aphid), tungau merah (spider mite) , dan thrip (hama perusak sekaligus pembawa berbagai virus). Jika Anda mendapati tanaman Anda terserang hama, gunakan minyak hortikultura untuk membasminya. [9] X Teliti sumber
- Hindarilah menyiram secara berlebihan atau menanam gardenia terlalu dekat satu sama lain. Kedua hal itu dapat menyebabkan masalah hama pengganggu.
Iklan
Tips
- Gardenia cenderung memilih cuaca hangat atau malam yang lebih dingin.
- Gardenia merupakan tanaman berbunga daerah tropis dan menyukai kelembapan. Pertimbangkan untuk menggunakan alat pelembap udara (humidifier) jika Anda menanam dan meletakkan gardenia di dalam ruangan.
Iklan
Peringatan
- Daun gardenia kemungkinan akan menguning jika Anda menyiramkan terlalu banyak air atau menanamnya di tanah yang buruk.
Iklan
Hal yang Anda Butuhkan
- Tanah yang bersifat asam
- Pupuk
- Peat moss atau rabuk/kompos
- Bibit tanaman gardenia
- Air
- Mulsa
Referensi
- ↑ http://garden.lovetoknow.com/wiki/Cold_Hardy_Gardenia
- ↑ http://www.bhg.com/advice/gardening/animal-pests/gardenia-care/
- ↑ http://www.garden.org/plantguide/?q=show&id=2135
- ↑ http://jaltembasol.com/Tara/gardenias.htm
- ↑ http://apps.rhs.org.uk/advicesearch/profile.aspx?pid=367
- ↑ http://www.garden.org/plantguide/?q=show&id=2135
- ↑ http://garden.lovetoknow.com/wiki/Gardenia_Plant_Care
- ↑ http://apps.rhs.org.uk/advicesearch/profile.aspx?pid=367
- ↑ http://www.bhg.com/advice/gardening/animal-pests/gardenia-care/
Tentang wikiHow ini
Halaman ini telah diakses sebanyak 3.793 kali.
Iklan