Unduh PDF
Unduh PDF
Jika Anda mencari tanaman yang praktis untuk ditanam di pot, tulip bisa jadi pilihan yang tepat. Setiap umbi tulip hanya menghasilkan satu batang, sehingga bunga tidak akan tumbuh terlalu besar melebihi ukuran pot. Jika pot cukup tinggi, Anda bahkan bisa menanam beberapa varietas tulip berbeda untuk menghasilkan komposisi bunga yang dramatis. Anda cukup memulai dengan varietas atau beberapa varietas yang tepat dan ukuran pot yang tepat. Biarkan umbi dalam keadaan dorman selama beberapa lama sebelum ditanam.
Langkah
-
Pilihlah jenis tulip yang Anda sukai. Hindari varietas raksasa seperti Dutch hybrid , kecuali Anda memiliki pot berukuran sangat besar. Untuk pot standar dengan tinggi 30 cm, pilihlah varietas yang bisa tumbuh hingga ketinggian 30-35 cm. Jika pot berukuran lebih kecil, carilah varietas yang tumbuh tidak lebih dari 25 cm.
-
Belilah umbi tulip setidaknya 3 bulan sebelum jadwal penanaman. Umbi harus disimpan dalam keadaan dingin dan dorman selama beberapa bulan sehingga bisa tumbuh dengan baik. Perlu diingat bahwa di negara empat musim, tulip ditanam ketika cuaca dingin (sekitar bulan September-Desember). Oleh karena Indonesia tidak mengenal musim dingin, perlu dilakukan cold treatment (perlakuan dingin) terhadap umbi yang ingin ditanam dengan cara menyimpannya di lemari es. Masukkan umbi ke dalam plastik klip dan simpan pada suhu 2-13 °C. Pastikan tidak ada embun atau uap air di dalam plastik selama masa penyimpanan agar tidak timbul jamur. Jauhkan umbi dari buah-buahan, terutama apel.
-
Pilih pot dengan lubang drainase yang baik. Tulip tidak bisa tumbuh dengan baik jika umbi dalam keadaan basah kuyup. Umbi tulip juga rentan busuk. Jadi, usahakan membeli pot yang dilengkapi lubang drainase di bagian bawah sehingga kelebihan air dapat mengalir keluar.Iklan
-
Isilah dasar pot dengan lapisan batu kecil atau kerikil setinggi beberapa senti (2,5-5 cm). Batu-batu ini akan membantu menjaga umbi dari air.
-
Masukkan lapisan tanah di atas kerikil. Anda harus mengisinya sampai setengah pot, lalu tepuk-tepuk tanah agar sedikit padat. Sebaiknya gunakan tanah pasu ( potting soil ) sebagai media tanam, jangan mengambil tanah dari kebun. Tanah pasu mengandung lebih sedikit bakteri dan mengandung lebih banyak nutrisi (biasanya dicampur kompos) untuk membantu pertumbuhan bunga. Tanah pasu yang dibuat khusus untuk tulip adalah pilihan terbaik.
-
Tambahkan lapisan tipis pasir di atas tanah. Penambahan pasir bersifat opsional, tetapi pasir akan membantu meningkatkan drainase dan mencegah umbi terendam air. Selain itu, pasir akan membuat umbi lebih sejuk.
-
Masukkan umbi tulip di dalam pot. Pastikan ujung yang lancip menghadap ke atas. Anda tidak perlu khawatir tentang jarak tanam setiap umbi karena setiap umbi hanya menghasilkan satu batang, tetapi untuk alasan estetika sebaiknya tempatkan umbi dengan jarak 5-15 cm satu sama lain.
-
Tutup umbi dengan tanah. Sebaiknya sisakan ruang sekitar 2,5 cm antara permukaan tanah dan bibir pot.
-
Pastikan proses cold treatment berjalan baik sebelum penanaman. Lakukan proses ini selama kurang lebih 3 bulan. Banyak umbi tulip gagal tumbuh karena proses cold treament yang tidak stabil atau kurang optimal, misalnya terjadi pemadaman listrik. Tulip akan tumbuh baik di bawah sinar matahari penuh. Jadi, tempatkan pot di dekat jendela atau di lokasi yang terkena sinar matahari seperti teras atau balkon.
-
Siram tulip dengan air secukupnya. Kondisi tanah harus lembap, tetapi tidak boleh basah. Tanah yang basah dapat menyebabkan umbi busuk.
-
Ketika kelopak bunga tulip mulai rontok, buanglah kepala bunga. Singkirkan juga daun ketika mulai layu, tetapi biarkan sisa tananam mati dengan sendirinya sebelum dikeluarkan dari pot. Tindakan ini memungkinkan umbi mengumpulkan dan menyimpan energi untuk berbunga tahun berikutnya.Iklan
-
Pilih beberapa varietas tulip. Kombinasi tulip yang tumbuh dengan ketinggian berbeda akan menciptakan komposisi yang sangat indah.
-
Pilih pot dengan tinggi minimal 25-35 cm. Pot dengan ketinggian kurang dari itu tidak akan cukup dalam untuk membuat beberapa tingkatan bunga.
-
Lapisi bagian bawah pot dengan kerikil hingga ketinggian sekitar 2,5-5 cm.
-
Isi pot dengan tanah sampai permukaan tanah sekitar 20-23 cm dari bibir pot. Gunakan tanah pasu yang dibuat khusus untuk menanam umbi tulip untuk mendapatkan hasil terbaik.
-
Tempatkan umbi yang menghasilkan batang tertinggi di atas tanah. Pastikan ujung yang lancip menghadap ke atas. Beri jarak antara umbi-umbi yang ditanam minimal seukuran satu umbi.
-
Tutup lapisan umbi pertama dengan tanah. Tutup umbi sedemikian rupa sehingga bagian pucuknya masih terlihat untuk mengetahui lokasinya. Tepuk-tepuk tanah agar sedikit padat.
-
Letakkan lapisan umbi berikutnya di sela-sela umbi pada lapisan pertama. Setiap umbi pada lapisan atas harus berada sejajar dengan leher umbi yang ada di lapisan pertama.
-
Tutup lapisan umbi kedua dengan tanah. Sisakan ruang sekitar 2,5 cm antara lapisan tanah di bagian atas dengan bibir pot.Iklan
Tips
- Anda bisa menanam tulip secara bertingkat dengan variasi tanaman umbi lainnya, seperti iris atau bunga bakung. Anda juga bisa memadukan tulip dengan benih tanaman tahunan untuk menciptakan miniatur taman di dalam pot.
Iklan
Peringatan
- Kelopak dan daun tulip yang membusuk dapat menyebabkan penyakit yang disebut “ tulip fire ” (api tulip). Jadi, penting untuk menyingkirkan daun mati sebelum mulai membusuk. Jika tidak, umbi bisa rusak.
Iklan
Hal yang Anda Butuhkan
- Umbi tulip
- Pot/wadah tanam yang tinggi
- Kerikil/batu-batu kecil
- Tanah
Referensi
Tentang wikiHow ini
Halaman ini telah diakses sebanyak 10.966 kali.
Iklan