Unduh PDF Unduh PDF

Banyak orang percaya bahwa satu-satunya cara untuk mewarnai ubin adalah dengan mengglasirnya dalam tungku pembakaran, tetapi sebenarnya Anda bisa mengecat ubin sendiri di rumah! Kalau persiapannya tepat, mengecat ubin bisa dilakukan dengan cepat dan mudah untuk mewarnai lantai atau kamar mandi, atau bahkan menambahkan dekorasi pada lantai, meja dapur, atau dinding. Pelajari cara memilih perlengkapan yang tepat, mempersiapkan ubin untuk dicat, dan mengecat serta menyegel ubin dengan benar untuk meremajakan rumah secara cepat dan murah.

Bagian 1
Bagian 1 dari 3:

Mengumpulkan Bahan-Bahan

Unduh PDF
  1. Anda harus memakai cat yang tepat. Cat berbahan dasar air seperti akrilik, cat air, atau cat semprot tidak akan bekerja, terutama jika Anda mengecat ubin kamar mandi atau dapur. Anda bisa menggunakan cat ubin komersial atau keramik, cat berbahan dasar minyak, epoksi berwarna, enamel, atau lateks. [1]
  2. Jika Anda mengecat bagian atau desain rumit pada ubin, kemungkinan Anda membutuhkan beberapa kuas dalam berbagai ukuran. Jika Anda mengecat dinding kamar mandi besar, pakailah kuas yang lebih besar. [2]
  3. Letakkan perlengkapan pembersihan, kertas ampelas, dan perlengkapan pelindung dekat dalam jangkauan Anda. Anda akan perlu melakukan beberapa langkah pencegahan supaya tidak cedera atau menumpahkan cat di ruang kerja. [3]
    • Bentangkan terpal di lantai untuk menampung cat yang menetes.
    • Tempelkan selotip penutup pada batas pinggiran area kerja.
    • Siapkan kain lap dalam jangkauan seandainya Anda perlu memperbaiki kesalahan.
    • Buka jendela atau nyalakan kipas di ruang kerja supaya aliran udara lancar.
    • Kenakan masker ventilator supaya tidak menghirup uap cat.
    • Kalau Anda bekerja di dapur, pindahkan makanan ke area lain untuk mencegah kontaminasi.
    Iklan
Bagian 2
Bagian 2 dari 3:

Mempersiapkan Ubin

Unduh PDF
  1. Kalau ubin masih baru, permukaannya bisa cukup dilap. Ubin lama, terutama ubin lantai atau kamar mandi, akan perlu dibersihkan secara menyeluruh. Awali dengan memakai degreaser , lalu bersihkan dengan sabun dan air. Ubin harus sepenuhnya bersih sehingga jangan lewatkan langkah ini! [4]
    • Gunakan pemutih atau hidrogen peroksida untuk menyingkirkan jamur.
    • Cuka bagus untuk menyingkirkan sisa busa sabun dan pancuran.
  2. Anda tidak perlu mengampelas ubin tanpa glasir, tetapi semua keramik yang sudah diglasir harus diampelas supaya permukaan ubin cukup kasar untuk dicat. Gunakan kertas ampelas grit 1800 untuk menghaluskan ubin dan menyingkirkan lapisan gloss (bening) yang tidak rata. [5]
  3. Pengampelasan menghasilkan banyak debu dan akan memengaruhi tampilan cat. Bersihkan semua debu hasil pengampelasan sampai hilang memakai kain lap lembap. Anda juga bisa menyedotnya dengan pengisap debu. [6]
  4. Primer berbahan minyak cukup efisien dalam mencegah noda dan menahan cat keramik dan/atau berbahan minyak, tetapi Anda tidak perlu menggunakannya untuk ubin dekoratif yang tidak akan diinjak atau digunakan. Kalau Anda berencana mengecat di tempat yang sering dilalui orang, misalnya lantai kamar mandi atau lorong rumah, usapkan dua lapisan. [7]
  5. Baca label kemasan primer untuk mengetahui waktu kering produk. Kalau Anda bekerja di area yang sangat lembap, misalnya kamar mandi, sebaiknya tunggu selama 48 jam. [8]
    Iklan
Bagian 3
Bagian 3 dari 3:

Mengecat Ubin

Unduh PDF
  1. Kalau Anda mengecat ubin yang sudah ada di rumah, pastikan warna cat baru serasi dengan skema desain rumah Anda. Lazimnya, sebaiknya pilih warna muda untuk ubin karena warna gelap atau terang dapat menyesakkan ruangan. Kalau Anda mengecat desain, pilih yang mudah dikerjakan dan tampak bagus di rumah. [9]
  2. Kalau Anda ingin mengecat desain, coba ramban tampilan desain ubin Spanyol, Portugis, atau Cina untuk menemukan inspirasi. Anda juga bisa mengecat desain geometri, misalnya pola chevron (zigzag mendatar), atau kotak-kotak.
  3. Kalau Anda ingin membuat desain rumit, sebaiknya gambarkan terlebih dahulu di ubin memakai pensil. Pastikan guratan pensil cukup ringan sehingga mudah disembunyikan cat dan/atau dihapus kalau diperlukan. Anda juga bisa berlatih terlebih dahulu di kertas. [10]
  4. Kalau Anda mengecat desain, awali dengan warna termuda untuk mencegah corengan, dan biarkan setiap warna kering sepenuhnya sebelum melanjutkan ke warna lain. Kalau Anda mengecat warna solid pada permukaan rumah, usapkan cat dalam beberapa lapisan tipis. Biasanya dibutuhkan sampai 3 lapisan, terutama jika warna cat lebih muda dari aslinya. [11]
    • Lebih baik nat dicat daripada dihindari karena lebih mudah dan tidak tampak terlalu jelas kalau Anda memilih warna muda.
  5. Untuk proyek kecil, biasanya 24 jam sudah cukup. Namun, kalau permukaan rumah cukup besar, tunggu selama minimal 48 jam. Hal ini penting, terutama pada bagian rumah yang sering dilalui orang misalnya kamar mandi atau dapur. [12]
    • Jika Anda mengecat bak mandi keramik, tunggu selama beberapa hari sebelum mengisinya dengan air hangat.
  6. Anda bisa membeli uretan di toko perangkat keras. Anda harus menggunakan uretan penyegel yang dirancang khusus untuk keramik, terutama jika Anda mengecat ubin kamar mandi atau dapur yang akan sering digunakan dan basah. Gunakan penyegel sesuai panduan pemakaian di kemasan, dan biarkan mengering sempurna sebelum sebelum bisa disentuh. [13]
    Iklan

Tips

  • Pertimbangkan menambahkan ubin aksen untuk menyemarakkan permukaan hambar.
  • Bersabarlah saat mengecat. Semakin banyak perhatian yang Anda berikan pada detail, hasilnya akan semakin baik.
  • Cat kaca dapat digunakan pada ubin yang sangat kilap.
Iklan

Peringatan

  • Pastikan Anda melakukan langkah-langkah pencegahan yang benar ketika menggunakan alat listrik dan/atau berurusan dengan uap beracun, termasuk mengenakan kacamata pengaman dan masker respirator.
  • Mengecat ulang ubin rumah bukanlah solusi permanen dan kemungkinan besar Anda akan memperbaiki di kemudian hari
Iklan

Hal yang Anda Butuhkan

  • Ubin keramik
  • Produk pembersih untuk mempersiapkan permukaan
  • Alat pengampelas orbital dengan kertas ampelas grit 1800 (kalau diperlukan)
  • Kacamata pengaman dengan masker ventilator
  • Koran atau alas kain untuk menutupi ruang kerja
  • Air untuk membersihkan kuas
  • Cat berbahan dasar nonair (cat ubin, epoksi, enamel, berbahan dasar minyak)
  • Kuas cat
  • Uretan bening

Tentang wikiHow ini

Halaman ini telah diakses sebanyak 65.195 kali.

Apakah artikel ini membantu Anda?

Iklan