Unduh PDF Unduh PDF

Saat melakukan tanning (membuat kulit menjadi lebih gelap/kecokelatan), atau sekadar bersantai di luar rumah yang cerah, Anda tetap harus menjaga keamanan dan kesehatan kulit. Dengan mempelajari cara melakukan tanning dengan cepat, Anda bisa mengetahui durasi yang tepat untuk berjemur di bawah sinar matahari dan meminimalkan paparan UV (ultraviolet) yang berbahaya. Baca terus artikel ini untuk mendapatkan jawaban dari berbagai pertanyaan yang terkait dengan tanning dan seberapa lama Anda harus berjemur di bawah cahaya matahari.

Question 1 dari 8:

Apakah melakukan tanning dengan berjemur selama 30 menit sudah cukup?

Unduh PDF
  1. Apabila kulit Anda cukup terang atau sangat terang, waktu yang tepat untuk berjemur adalah sekitar 10-30 menit. Jika dilakukan lebih lama, kulit bisa mengalami sunburn (terbakar karena sinar matahari). [1]
  2. Jika Anda memiliki kulit dengan warna seperti zaitun hingga cokelat tua, mungkin Anda harus berjemur selama 40-60 menit untuk melakukan tanning . Jika dilakukan lebih lama, kulit bisa terkena sunburn . [2]
    • Jika Anda mempunyai kulit cokelat tua atau cenderung hitam, perubahan warna kulit mungkin tidak akan terlihat setelah Anda melakukan tanning . Meskipun begitu, Anda tetap akan terkena sunburn jika berjemur selama lebih dari 40-60 menit.
    Iklan
Question 2 dari 8:

Apakah tanning harus dilakukan di bawah sinar matahari langsung?

Unduh PDF
  1. Sinar ultraviolet bisa memantul dari tanah dan mengenai kulit, walaupun Anda berbaring di tempat teduh. Walaupun memerlukan waktu yang lebih lama, Anda tetap bisa mencokelatkan kulit di tempat yang teduh. Jangan lupa mengoleskan tabir surya agar kulit terlindungi. [3]
    • Ketahuilah bahwa Anda juga bisa mendapatkan paparan sinar matahari ketika cuaca berawan. Walaupun tidak terlihat, matahari tetap memancarkan sinar.
Question 3 dari 8:

Dapatkah Anda mencokelatkan kulit dalam 1 hari?

Unduh PDF
  1. Namun, para pakar menyarankan agar Anda melakukan tanning secara perlahan dalam waktu sekitar 2 minggu untuk menghindari sunburn . Cobalah berbaring di bawah sinar matahari selama 10-30 menit sehari, dan jangan lupa menggunakan tabir surya saat berada di luar rumah. [4]
    Iklan
Question 4 dari 8:

Lebih cepat mana, melakukan tanning di atas air kolam atau berbaring biasa?

Unduh PDF
  1. Sinar matahari akan memantul dari air dan mengenai kulit. Ini artinya, saat mengambang di atas air, Anda bisa terkena paparan sinar matahari secara lebih intens. Ingat, karena kulit cokelat bisa didapatkan secara lebih cepat di atas air, mungkin Anda harus lebih sering memberi jeda dan lebih banyak menggunakan tabir surya. [5]
Question 5 dari 8:

Apakah melakukan tanning aman?

Unduh PDF
  1. dalam waktu singkat pada umumnya aman, tetapi tidak ada metode yang "sehat" untuk melakukan tanning . Dermatolog (ahli kulit) memperingatkan bahwa tanning dalam bentuk apa pun bisa menimbulkan kerusakan pada kulit, walaupun hanya dilakukan dalam waktu singkat. Setiap kali melakukan tanning , Anda akan melukai kulit (walaupun sedikit). Jadi, sangat penting untuk menggunakan SPF ( Sun Protector Factor ―produk pelindung kulit dari sinar matahari) dan menghindari paparan sinar matahari jika memungkinkan. [6]
    • Apabila Anda sering melakukan tanning (dan dalam waktu yang lama), kulit bisa kasar, keriput, dan berbintik hitam. Melakukan tanning secara berlebihan juga meningkatkan risiko kanker kulit. [7]
    Iklan
Question 6 dari 8:

Apa cara paling aman untuk melakukan tanning ?

Unduh PDF
  1. Tabir surya spektrum luas akan melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB, yang sangat penting ketika Anda berjemur di bawah sinar matahari. Pastikan Anda mengoleskan kembali tabir surya setiap 2-3 jam, atau lebih sering lagi apabila Anda juga berenang. [8]
    • Ada 2 macam tabir surya: fisik dan kimia. Tabir surya fisik mengandung seng dan titanium, yang langsung bekerja untuk melindungi kulit. Tabir surya kimia memerlukan waktu sekitar 20 menit untuk meresap ke dalam kulit, dan tidak bisa memberi perlindungan secara langsung.
  2. Di Indonesia, ini terjadi mulai pukul 10 pagi hingga 2 sore. Dalam rentang waktu ini, kulit mudah mengalami sunburn , dan mungkin Anda tidak akan menyadari sampai semuanya terlambat. [9]
  3. Jika Anda ingin mendapatkan kulit kecokelatan tanpa harus terkena paparan ultraviolet yang berbahaya, opsi yang bagus adalah menggunakan losion tanning . Losion ini bisa mencokelatkan kulit untuk sementara, yang membuat kulit terlihat seperti di- tanning . Ingat, losion tanning tidak berfungsi untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Jadi, Anda tetap harus menggunakan tabir surya ketika berada di luar rumah. [10]
    Iklan
Question 7 dari 8:

Bagaimana cara merawat kulit setelah melakukan tanning ?

Unduh PDF
Question 8 dari 8:

Apakah tanning dalam ruangan lebih aman daripada di luar ruangan?

Unduh PDF
  1. Mesin tanning dalam ruangan ( tanning bed ) menggunakan sinar ultraviolet yang kuat atau lebih kuat daripada matahari. Penelitian membuktikan bahwa penggunaan tanning bed dalam ruangan meningkatkan risiko serangan kanker kulit, terutama jika Anda melakukannya secara teratur. [12]
    Iklan

Peringatan

  • Paparan sinar matahari meningkatkan risiko kanker kulit. Jika muncul tahi lalat atau lesi (sejenis luka) baru pada kulit Anda, segera kunjungi dokter. [13]
Iklan

Tentang wikiHow ini

Halaman ini telah diakses sebanyak 14.221 kali.

Apakah artikel ini membantu Anda?

Iklan