Menggambar dengan media arang adalah metode yang sudah dikenal dengan baik. Gambar hitam putih yang tampak sangat professional bisa dibuat hanya dengan sebongkah kecil arang dan penghapus. Rasanya seperti membuat foto abstrak tanpa komputer. Menggambar dengan arang merupakan cara yang bagus untuk mempelajari gradasi abu-abu dan teknik pencahayaan. Banyak orang bertanya-tanya bagaimana bisa sebuah foto tampak sangat keren hanya dengan sebongkah arang.
Langkah
-
Siapkan tempat kerja. Arang bisa dipakai pada hampir semua jenis kertas untuk menggambar. Namun ingat, arang juga bisa sangat berantakan. Arang bisa dibersihkan dengan mudah dari kulit, tetapi agar meja tidak jadi hitam, letakkan koran atau kertas lain di atas tempat kerja Anda.
-
Ambil krayon arang dan goreskan ke seluruh permukaan kertas hingga semuanya berwarna hitam. Anda tidak perlu menggambar apa pun saat ini. Ubah saja kertas putih itu menjadi hitam. Jangan sampai melewatkan satu pun titik putih. *Catatan: Metode “mewarnai seluruh kertas putih menjadi hitam lalu ‘menggambar’ menggunakan penghapus” ini bukan sesuatu yang wajib dilakukan. Anda juga bisa melakukan metode lain, yaitu menggunakan arang seperti halnya menggunakan pensil gambar.
-
Carilah foto hitam putih yang bagus. Cobalah foto potret sekalipun Anda masih pemula. Letakkan di hadapan Anda dalam posisi terbalik. Dengan cara dibalikkan, Anda tidak akan memiliki imajinasi yang pasti tentang apa yang sedang digambar, dan gambar Anda pun akan menjadi unik. Gambarlah beberapa bagian terang yang menjadi garis dasar wajah manusia. Gambar Anda tidak harus sama persis dengan foto.
-
Ambil penghapus dan gambarlah garis luar kepala. Ya, Anda akan menggambar dengan penghapus. *Catatan: Metode “mewarnai seluruh kertas putih menjadi hitam lalu ‘menggambar’ menggunakan penghapus” ini bukan sesuatu yang wajib dilakukan. Anda juga bisa melakukan metode lain, yaitu menggunakan arang seperti halnya menggunakan pensil gambar.
-
Mulailah dengan mata karena ini adalah area terputih pada wajah. Jangan menggambar mata terlalu atas karena pada bagian tersebut Anda akan menggambar rambut. Tambahkan pula gambar bola mata dan pantulan sinarnya. Setelah Anda menggambar garis luar mata, ambil penghapus dan buatlah sedikit garis membulat di dalam bola mata. Sekarang, matanya akan terlihat sangat realistis.
-
Perhatikan foto dan carilah bagian yang paling terang. Ambil penghapus dan hapuslah bagian itu. Kurangi tekanan tangan Anda saat menghapus bagian yang semakin gelap. Sekarang, gunakan jari dan gosoklah bagian tersebut. Gosokan ini akan membuat gradasi gambar menyatu dan subjek tampak lebih realistis.
-
Garaplah bagian detail. Ambil kembali arang dan gambarlah garis luar. Anda juga bisa mengambil penghapus dan menghapus bagian-bagian tertentu.
-
Bentuklah helaian rambut. Ambil penghapus dan buatlah garis-garis di sepanjang area hitam yang seharusnya menjadi bagian rambut. Kemudian, ambil arang dan buatlah garis-garisnya menjadi lebih tipis. Ikutilah pola yang ada di dalam foto.
-
Hapuslah latar belakang. Ambil penghapus dan hapuslah semua bagian yang berada di sekeliling potret. Kemudian, ambil arang dan gambarlah garis luar yang sebelumnya berwarna putih. Tipiskan garis luarnya.
-
Balikkan potret dan perhatikan. Ini baru permulaan. Foto Anda mungkin belum sempurna dan tidak mirip potret aslinya (tetapi masih terlihat seperti manusia, kan?). Kalau Anda mau, ulangi saja lagi untuk berlatih. Setelah mahir membuat gradasi abu-abu, Anda bisa melanjutkan ke tahap berikutnya.
-
Gambarlah benda diam. Siapkan buah-buahan, vas (mungkin dengan bunga) dan letakkan di atas kursi atau meja. Perhatikan baik-baik bagian terang dan gelap pada objek gambar dan gunakan teknik yang sama seperti yang Anda pakai saat menggambar potret.
-
Lanjutkan ke benda yang lebih rumit. Lihatlah ke luar jendela dan gambarlah apa yang Anda lihat: pepohonan, jalan, atau rumah. Sekali lagi, perhatikan bagian gelap dan terang. Pelajarilah teknik-teknik baru dalam menggambar.
-
Setelah selesai menggambar, semprotlah kertas dengan fiksatif agar gambar tidak bernoda. Anda juga bisa menggunakan semprotan rambut, tetapi dalam beberapa kasus, semprotan rambut justru bisa merusak gambar.Iklan
Tips
- Setelah menggambar dengan arang, mungkin tangan dan wajah Anda akan kotor (ya, wajah. Aneh, kan, bagaimana noda arang bisa sampai ke sana? Namun wajah Anda sangat mungkin terkena noda). Jangan khawatir, arang bisa dibersihkan dengan mudah menggunakan sabun yang banyak.
- Walaupun Anda bisa menggunakan penghapus biasa, tetapi lebih baik gunakan penghapus uli ( kneaded eraser ) karena ini adalah jenis penghapus yang khusus dibuat untuk arang. Penghapus uli sangatlah lembut, seperti tanah liat basah. Anda bisa membentuknya menjadi apa pun. Penghapus uli tidak banyak dijual di toko alat tulis umum, jadi berikut ini cara membuat penggantinya (walaupun yang asli tentu jauh lebih baik). Ambil sebongkah roti, kemudian gulung-gulunglah sampai padat dan tidak tampak berongga. Padatkan roti agar semakin solid. Setelah itu, runcingkan ujungnya untuk membuat roti jadi seperti penghapus pensil biasa. Sekarang Anda bisa menggunakannya untuk menghapus bagian gelap pada gambar. Kalau Anda harus menghapus area yang lebih luas, gunakan saja penghapus pensil biasa (atau pipihkan penghapus roti agar permukaannya jadi lebih lebar).
- Arang untuk menggambar bisa dibeli di toko alat tulis, toko seni, atau di internet.
- Untuk memperterang atau menggelapkan gambar, gunakan saja “tumit” telapak tangan. Lakukan ini pada tahap terakhir karena telapak tangan Anda bisa jadi sangat kotor dan berisiko merusak gambar.
- Arang bisa digunakan pada kertas sketsa berwarna cokelat, abu-abu, atau putih. Ada pula pensil arang putih untuk membuat area terang pada kertas yang lebih gelap.
- Saat Anda menggelapkan sebuah area pada gambar dengan pensil atau arang, pastikan ujung pensil selalu tajam dan goreskan garis-garis yang sangat pendek secara bolak-balik, jangan berupa garis panjang. Teknik ini akan membuat bagian gelap tampak lebih rapi, halus, dan tidak tampak seperti coretan.
- Tersedia juga pensil arang atau batu arang. Keduanya bisa dipakai dengan cara yang sama, tetapi hasil goresan pensil jauh lebih rapi dan pensil lebih mudah untuk dijaga ketajamannya.
- Metode “mewarnai seluruh kertas putih menjadi hitam lalu ‘menggambar’ menggunakan penghapus” ini bukan sesuatu yang wajib dilakukan. Anda juga bisa melakukan metode lain, yaitu menggunakan arang seperti halnya menggunakan pensil gambar.
- Kalau mau, gunakan arang berwarna—yang lebih dikenal dengan sebutan “Cante a Paris”—untuk membuat karya seni Anda tampak lebih menonjol. Harganya memang lebih mahal, tetapi kalau Anda serius menekuni dunia seni dan suka menggunakan media arang, arang berwarna ini layak untuk digunakan.
Iklan
Peringatan
- Jangan menyentuh gambar setelah selesai kecuali Anda sudah mencuci tangan, karena gambar bisa rusak dengan noda dari sidik jari.
- Bekerjalah di tempat dengan ventilasi yang baik. Anda tentu tidak ingin menghirup terlalu banyak debu arang.
- Bersihkan tangan setelah Anda menggunakan arang. Jangan memasukkan tangan ke mulut atau ke hidung kalau belum mencucinya.
- Jangan memperterang sebuah area dengan cara menghapusnya. Tergantung kualitas penghapus, teknik ini malah bisa membuat gambar jadi bernoda dan sulit diperbaiki.
- Jangan pernah menggelapkan sebuah area dengan tangan. Cara ini akan membuat gambar tampak bernoda dan gradasinya tidak rata. Kalau jari atau telapak tangan Anda berkeringat, noda tersebut akan jauh lebih sulit untuk dihapus.
Iklan
Hal yang Anda Butuhkan
- Selembar kertas putih
- Arang gambar
- Penghapus
- Penghapus uli atau sepotong roti (lihat bagian Tips).
Tentang wikiHow ini
Halaman ini telah diakses sebanyak 11.930 kali.
Iklan