Apabila Anda mempunyai banyak kaset VHS, baik video kenangan di masa muda atau koleksi musik tahun 90-an, alangkah baiknya jika Anda mengubahnya ke bentuk DVD atau format digital lain. Layanan konversi profesional untuk mengubah VHS ke format DVD bisa mahal apabila Anda mempunyai banyak kaset VHS yang harus ditransfer. Akan tetapi, Anda dapat melakukannya sendiri seperti seorang profesional menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang tepat.
Langkah
-
Pilih perangkat yang ingin digunakan untuk merekam video analog dan mengubahnya ke digital. Perangkat ini biasanya dijual dengan harga Rp1,5 juta hingga Rp2 juta. Beberapa model yang terkenal di antaranya:
- HDML-Cloner Box Pro [1] X Teliti sumber
- Elgato Video Capture
- Roxio Easy VHS to DVD
- Diamond VC500
-
Hubungkan perangkat ke pemutar video VHS menggunakan kabel MMI. Hubungkan perangkat ke komputer melalui porta ( port ) USB mini.
-
Pasang perangkat lunak untuk perangkat perekam video yang Anda gunakan dari situs resminya.
-
Jalankan aplikasinya di komputer. Masukkan kaset video VHS dan tetapkan lokasi di video yang ingin direkam (dengan menggeser kasetnya ke depan dan belakang).
- Sekarang cobalah memutar kaset VHS Anda. Videonya akan ditampilkan di jendela pop-up pada perangkat lunak yang telah dipasang. Selanjutnya, kembalilah ke titik yang ingin direkam.
-
Tekan " Record " (rekam) di perangkat lunak sebelum Anda menekan " Play " (putar) di pemutar kaset VHS. Pastikan Anda telah menyetel perangkat lunak dalam modus perekaman sebelum videonya diputar agar Anda tidak melewatkan detik-detik awal video yang direkam. Cara melakukannya akan bervariasi tergantung program yang dipasang, tetapi biasanya Anda harus menunggu videonya selesai diputar sebelum melanjutkan prosesnya untuk mengonversi berkas menjadi DVD.
-
Buka video yang telah selesai dimainkan pada pemutar video apa saja yang terpasang di komputer untuk melihat kualitasnya. Apabila pada tahap ini Anda ingin menyuntingnya, buka videonya di iMovie atau aplikasi gratis lain, misalnya VirtualDub, lalu hilangkan bagian yang tidak Anda inginkan.
- Pastikan audio dan videonya selaras. Jika belum, Anda bisa mengatur potongan audionya dengan memilih " Interleaving... " yang terdapat di menu audio, lalu memasukkan angka negatif atau positif untuk menyeleraskan audionya. Ketika sedang menetapkan seberapa besar waktu penundaan ( delay ) audionya, ada baiknya Anda memilih " Audio display " di menu View .
Iklan
-
Siapkan pemutar VHS-DVD kombo. Walaupun perangkat ini biasanya tidak menyediakan output video berkualitas tinggi (HD) dan perangkat lunak bawaan, pemutar video ini sangat mudah digunakan untuk mentransfer video VHS ke format DVD.
- Perangkat baru biasanya berharga sekitar Rp1,5 juta hingga Rp3 juta, tetapi mungkin Anda bisa mendapatkannya secara lebih murah di situs jual beli daring seperti Olx, Bukalapak, dan sejenisnya.
- Sebagai alternatif, Anda bisa menghubungkan pemutar VHS ke pemutar DVD yang bisa digunakan untuk merekam. Untuk melakukannya, Anda membutuhkan serangkaian kabel AV dua arah biasa. Tancapkan output pemutar VHS ke dalam input pemutar DVD, lalu ikuti petunjuk selanjutnya seperti ketika Anda menggunakan pemutar kombo di artikel ini.
-
Bersihkan kepala kaset pemutar VHS. Tergantung kaset VHS, mungkin tindakan ini bisa diperlukan dan bisa juga tidak. Apabila Anda menangani video kenangan keluarga yang tidak ada salinannya, atau kasetnya sangat kotor, Anda tentu tidak ingin kasetnya rusak ketika dimainkan di pemutar VHS.
- Putar tab pelindungnya ke belakang sehingga Anda bisa mengakses pita magnetis. Geser pita video ke depan (di- forward ) dengan memutar porosnya dan mengelap kasetnya dengan kain yang lembut atau kapas.
- Jika pita kasetnya kusut atau melintir, ratakan dengan kain secara perlahan. Putar poros kaset ke arah sebaliknya untuk mengeluarkan pita jika kekusutannya parah. Lakukan ini secara hati-hati.
-
Masukkan kaset VHS ke pemutar VHS, dan cakram DVD kosong ke dalam pemutar DVD. Lihatlah spesifikasi pemutar mengenai format DVD-nya, apakah bisa digunakan untuk menulis DVD-R atau DVD-RW, dan pastikan untuk menggunakan jenis cakram yang sesuai dengan pemutar DVD.
-
Tekan tombol pemutar dan perekam. Cara melakukannya akan berbeda-beda, tergantung pemutar yang digunakan. Pada umumnya, Anda harus menekan tombol Play di pemutar VHS, dan tombol Record di pemutar DVD. Meskipun begitu, perangkatnya sering kali menyediakan satu tombol " Record " yang akan mentransfer videonya secara otomatis.Iklan
-
Bawa kaset VHS ke layanan pengonversi video di daerah Anda. Apabila Anda hanya ingin melakukan satu kali konversi dan tidak ingin membeli perangkat pengonversi video, Anda bisa menggunakan layanan pengonversi video dengan biaya yang tidak mahal. Anda memang hanya memiliki sedikit kontrol terhadap proses penyuntingan dan penanganan kasetnya, tetapi Anda tidak perlu melakukan apa pun, kecuali mengirimkan kasetnya. Ini juga sangat cocok untuk mengonversi format-format lawas seperti Betamax dan film 8mm.
- Anda bisa menggunakan layanan seperti Walgreens, Walmart, Costco, imemories.com, Target, Southtree, CVS, atau Sam's Club dengan biaya sekitar Rp140 ribu hingga Rp400 ribu untuk setiap cakram. Satu cakram DVD biasanya bisa menampung video VHS dengan durasi 2 jam. [2] X Teliti sumber
-
Kirimkan kaset VHS dan petunjuk yang ingin Anda berikan. Sebagai contoh, apabila Anda ingin menempatkan video anak laki-laki dan perempuan Anda dalam cakram yang terpisah, tuliskan petunjuk ini dan masukkan dalam paket VHS yang Anda kirimkan. Pastikan semua kaset VHS telah diberi label secara jelas dan Anda sudah membuat salinan untuk kaset-kaset penting. Beritahukan juga bahwa paket tersebut mudah rusak dan pecah.
- Tergantung layanan yang Anda pilih, mungkin mereka juga menyediakan opsi penyuntingan khusus yang lain
-
Tunggu selama beberapa minggu sebelum Anda mengambil kembali kaset videonya. Ini opsi yang sangat bagus jika isi di dalam video tidak terlalu pribadi/sensitif. Anda bisa menghemat pengeluaran untuk cakram DVD kosong, perangkat keras, maupun perangkat lunak. Anda juga bisa menggunakan layanan daring yang menyediakan opsi transfer yang sama, walaupun Anda harus mengirim kaset VHS-nya (ini bisa membuat biayanya menjadi agak mahal).Iklan
Tips
- Apabila videonya mulai tersendat-sendat atau berhenti di tengah-tengah proses perekaman, mungkin CPU memperlambat kinerjanya untuk mencegah komputer terlalu panas. Merekam video memerlukan sumber daya CPU yang besar, dan komputer laptop biasanya akan mengurangi kecepatan prosesornya untuk mencegahnya terlalu panas. Ini dapat diatasi dengan memberi penopang di bawah laptop dan menempatkan kipas di bawahnya untuk membantu mendinginkannya.
Iklan
Peringatan
- Jangan pernah menyalin kaset komersial apa saja (seperti film atau acara TV). Ini melanggar hukum dan hanya membuang-buang waktu.
- Jangan menyentuh pita video. Ini bisa membuat pitanya kusut, robek, atau terlipat, yang membuatnya tidak bisa diputar.
Iklan
Hal yang Anda Butuhkan
- Kaset VHS yang akan disalin dan cakram DVD kosong
- Perangkat pemutar VHS
- Perangkat perekam DVD
- PC yang relatif cepat
- Kartu atau adaptor perekam video
- Kabel S-Video dan kabel audio RCA
Referensi
Tentang wikiHow ini
Halaman ini telah diakses sebanyak 27.513 kali.
Iklan