Cara seorang pria memperlakukan Anda bisa menunjukkan apa yang ia pikirkan tentang Anda. Apakah ia melihat Anda sebagai calon pacar atau hanya sekadar teman? Apakah ia menyukai Anda atau hanya menganggap Anda seperti teman lainnya? Ada beberapa metode untuk mencari tahu apakah seorang pria ingin menjadi pacar Anda. Bahasa tubuh dan caranya berkomunikasi bisa menjadi pertanda, tetapi cara terbaik adalah bertanya padanya langsung.
Langkah
-
Dengarkan caranya memanggil Anda. Jika ia memanggil Anda dengan akrab atau memberi nama panggilan seperti seorang pria, itu berarti ia nyaman berada di dekat Anda. Selain itu, jika ia memanggil teman lainnya dengan sebutan yang sama, Anda mungkin dianggap tidak lebih dari seorang teman dekat. Nama panggilan unik dan menggoda – seperti sayang, baby , atau si lucu – bisa menunjukkan bahwa ia tertarik kepada Anda secara romantis. [1] X Teliti sumber
- Beberapa panggilan platonik yang umum digunakan adalah dude , man , bro , dan sist .
- Beberapa panggilan yang menggoda adalah babe , sweetie , si manis, si lucu, dan sayang.
-
Perhatikan apa yang ia bicarakan. Jika topik percakapannya hanya berkutat di olahraga, humor, kendaraan, atau gim, maka ia memperlakukan Anda secara platonik. Jika ia menceritakan ketakutan terdalam atau rahasianya, ia mungkin sedang membuka diri dengan cara yang tidak ia lakukan ke teman-teman lainnya.
- Jika ia tertarik, ia mungkin meninggalkan komentar yang spesifik tentan tubuh Anda dan hal-hal berbau seksual. Jika komentar seksualnya merujuk ke wanita lain atau wanita secara umum, bisa jadi ia hanya menganggap Anda sebagai teman.
-
Ingatlah berapa kali ia berinisiatif memulai percakapan. Jika ia tidak mulai mengirim teks atau memulai percakapan, ia sepertinya hanya menganggap Anda sebagai teman. Namun, jika ia terus-menerus mengirim pesan, menelepon, dan mengajak bertemu, hal tersebut bisa menjadi pertanda bahwa ia ingin lebih dekat dengan Anda. [2] X Teliti sumber
- Jika ia mengirim pesan pagi-pagi sekali, serta di malam hari sebelum tidur, hal ini berarti bahwa ia memikirkan Anda saat sendirian. Serupa dengan hal tersebut, jika ia membalas pesan Anda dengan cepat, ini bisa jadi tanda bahwa ia tertarik.
- Jika ia tidak merespons pesan singkat Anda dalam waktu lama, hal ini bisa menunjukkan bahwa ia menganggap Anda sekadar teman.
-
Catat apakah ia pernah menanyakan soal pria lain. Jika ia terus bertanya soal hubungan Anda dengan pria lain, ia mungkin sedang mencoba mencari tahu status hubungan Anda. Jika Anda berdua memiliki teman pria yang sama-sama dikenal, ia mungkin khawatir bahwa Anda menyukainya lebih dari dia.
- Jika seorang pria ingin tahu apa yang Anda lakukan dengan pria lain, ia sedang menunjukkan pertanda cemburu atau kepribadian yang senang mengontrol. Jika teman pria Anda mencoba mencegah Anda pergi dengan teman pria lainnya, tandailah hal ini sebagai pelanggaran privasi dan minta ia menghormati batasan sebagai teman. [3] X Teliti sumber
-
Pertimbangkan seberapa sering kalian pergi berduaan. Jika Anda hanya bertemu dengannya saat berkumpul dengan teman-teman lain, Anda akan kesulitan mencari tahu perasaannya. Ajaklah ia pergi berduaan. Jika ia mau, ia mungkin saja masih menganggap Anda sebagai sekadar teman, tetapi jika ia menolak, itu berarti ia tidak tertarik kepada Anda. Jika kalian sering pergi berduaan, ini bisa mengindikasikan bahwa ia memiliki perasaan khusus.
- Saat kalian berduaan, ia mungkin menyentuh Anda lebih sering daripada saat berada di publik atau mencoba membicarakan hal-hal yang lebih serius. Percakapan-percakapan tersebut bisa membahas hubungan masa lalu atau ketakutannya akan masa depan. Hal ini bisa menjadi pertanda bahwa ia memercayai Anda. Kepercayaan ini bisa menjadi tanda dari hubungan yang lebih serius.
- Jika ia bertingkah sama saat berduaan dan saat berada di publik, ini berarti ia menganggap Anda sebagai teman baik, serta menjadi pertanda bahwa ia tidak tertarik menjalin hubungan romantis.
Iklan
-
Cobalah memulai kontak fisik. Ia mungkin menunggu Anda memulai kontak fisik. Duduklah di sebelahnya sampai kaki dan bahu Anda bersentuhan dengannya, lalu lihat bagaimana ia bereaksi. Anda juga bisa meletakkan tangan di bahu atau menyentuh lengannya.
- Jika ia diam saja, itu berarti ia nyaman dan menganggap Anda sebagai sekadar teman baik.
- Jika ia bersandar atau merangkul Anda, itu bisa jadi pertanda bahwa ia ingin menjalin hubungan romantis.
- Jika ia menjauh, itu berarti ia tidak ingin melanjutkan kontak fisik kalian. Ini adalah tanda bahwa ia tidak tertarik.
-
Ukur seberapa jarak yang ia berikan. Jika Anda pergi bersamanya – entah itu berduaan atau beramai-ramai – cobalah untuk memperhatikan seberapa dekat ia duduk dari dari posisi Anda. Jika ia terus berada dalam jarak kurang dari 1 meter, berarti ia nyaman berada di dekat Anda dan mungkin ingin melakukan kontak fisik. [4] X Teliti sumber Serupa dengan hal ini, jika ia selalu duduk di dekat Anda saat berada di restoran, bar, atau bioskop, berarti ia sedang mencoba mencari perhatian. Sebaliknya, jika ia tampak tidak peduli di mana ia duduk atau berdiri, ia hanya menganggap Anda sebagai teman.
-
Perhatikan caranya duduk. Jika ia bersandar ke tubuh Anda atau duduk dengan posisi tubuh terbuka (kaki terbuka dan bahu dimundurkan), ia bisa jadi sedang menunjukkan ketertarikannya. Memainkan sebuah benda, menunjukkan telapak tangan, dan mengangguk saat Anda bicara juga bisa mengindikasikan ketertarikan. [5] X Teliti sumber Namun, jika tubuhnya menghadap ke arah yang berlawanan dengan Anda, atau ia tampak menutup diri (menyilangkan tangan dan kaki), ia kemungkinan besar hanya menganggap Anda sebagai teman.
-
Perhatikan pandangan matanya. Jika ia melakukan kontak mata secara berlebihan dengan Anda, terutama saat Anda berada di dalam kelompok, itu berarti ia menaruh perhatian lebih kepada Anda daripada teman-teman lainnya. Perhatikan apakah ia mengalihkan pandangannya dengan malu-malu saat menatap mata Anda. Ini adalah tanda bahwa seseorang tertarik. [6] X Teliti sumber
-
Perhatikan bahasa tubuhnya. Jika ia secara aktif bergerak saat bicara dengan Anda, ini berarti ia tertarik dengan apa yang disampaikan. Apabila ia mengangguk atau menggerakkan tubuhnya untuk merespons perkataan Anda, itu berarti ia sedang mencoba memperhatikan Anda. Jika ia mengelus lengannya, ini bisa jadi pertanda bahwa ia sedang grogi. Terakhir, jika Anda menyadari bahwa gerakannya meniru gerakan Anda, itu menunjukkan bahwa ia tertarik. [7] X Teliti sumberIklan
-
Pergilah berduaan. Jika Anda hendak membicarakan hubungan kalian, Anda harus mencari waktu untuk pergi berduaan. Mintalah ia menyediakan waktu luang di akhir pekan atau undanglah ia ke rumah Anda. Jika ia tidak setuju atau menghindar, bisa jadi ia memang tidak tertarik.
-
Lakukan aktivitas seperti biasa. Jangan langsung menanyakan pertanyaan sensitif. Lakukanlah sesuatu yang seru seperti biasa. Mainkan gim, tonton film, atau diskusikan tim olahraga kesayangan kalian.
-
Mintalah waktu untuk bicara. Saat Anda merasa waktunya sudah pas, hentikan dulu permainan atau film yang ditonton. Anda juga bisa menunggu sampai sebelum ia pulang untuk bicara. Tanyakan apakah ia ada waktu untuk bicara empat mata. Katakanlah bahwa Anda tidak ingin membuat semuanya tampak canggung, tetapi Anda ingin memperjelas status hubungan kalian. Anda tidak perlu mengungkap apakah Anda menyukainya atau tidak.
- Anda bisa coba mengatakan, “Hei, bisakah kita berbicara sebentar? Aku ingin mendiskusikan sesuatu denganmu. Aku bingung dengan status hubungan kita, jadi aku ingin memperjelas status hubungan ini.”
-
Katakan bahwa apapun yang terjadi, Anda akan tetap menjadi teman baiknya. Percakapan semacam ini bisa membuat suasana menjadi canggung. Jadi, Anda harus membuat teman Anda merasa senyaman mungkin. Katakan seberapa besar Anda menghargai persahabatan kalian.
- Anda bisa bilang, “Persahabatan kita sangat penting untukku, dan aku ingin memastikan tidak merusaknya. Namun, aku hanya ingin tahu apakah kita punya kemauan yang sama.”
-
Tanyakan perasaannya terhadap hubungan kalian. Pertanyaan ini mungkin sulit diungkapkan. Anda sebaiknya berlatih terlebih dahulu dengan teman lainnya atau meminta bantuan seorang konselor. Ada berbagai cara untuk menanyakan hal ini.
- “Menurutmu, bagaimana hubungan kita saat ini?”
- “Apakah kamu pernah menganggapku lebih dari sekadar teman?”
- “Apa perasaanmu terhadapku?”
-
Berikan ia waktu untuk merespons. Ia mungkin merespons dengan sikap malu-malu, tersipu, salah tingkah, atau gugup. Biarkan ia berpikir sejenak untuk menemukan jawabannya. Jangan menginterupsinya. Tunggulah sampai ia selesai bicara sebelum Anda mengatakan sesuatu.
-
Hargailah responsnya. Jika ia menganggap Anda sebagai kakak sendiri, teman, atau sahabat dekat, hal tersebut merupakan pertanda bahwa ia menghargai persahabatan kalian, tetapi tidak ingin melangkah lebih jauh dari itu. Tunjukkan reaksi senang. Katakan kepadanya bahwa semuanya baik-baik saja dan Anda senang karena sudah tahu isi perasaannya yang sebenarnya.
- Cobalah untuk mengatakan, “Aku benar-benar mengerti maksudmu. Aku juga merasa kamu adalah teman yang baik dan aku ingin tetap bersahabat denganmu. Aku senang kita bisa membicarakan hal ini.”
- Persahabatan kalian bisa saja berubah setelah pembicaraan ini, dan bisa jadi ada rasa canggung yang muncul. Namun, jika teman pria Anda masih ingin bermain bersama secara platonik, itu adalah bukti bahwa ia peduli – tetapi tidak secara romantis.
-
Biarkan ia mengetahui isi hati Anda jika ia mengungkapkan perasaannya. Jika ia mengakui bahwa ia tertarik untuk menjalin hubungan lebih dari sekadar teman, pastikan Anda mengungkapkan perasaan Anda dengan jelas. Jika Anda memiliki perasaan yang sama, katakan langsung saat itu juga.
- Anda bisa bilang, “Aku senang mendengarnya. Aku juga suka kamu, dan aku punya perasaan yang sama.”
Iklan
Tips
- Anda baiknya bicara secara personal. Sekalipun terasa canggung, menghadapi teman sendiri akan memperkuat hubungan kalian, serta mempermudah Anda untuk mendapatkan kejelasan.
- Jika ia tidak memiliki perasaan terhadap Anda, cobalah untuk tetap bersahabat. Jangan pernah membicarakan hal tersebut lagi, serta jangan melampiaskan emosi Anda padanya. Anda mungkin merasa sedih pada awalnya, terutama jika Anda sangat mencintainya. Jika Anda merasa tidak bisa tetap berteman, putuskan kontak Anda secara perlahan.
- Jika ia menyukai Anda, ia mungkin tidak langsung mengatakannya. Ia mungkin mencoba mencari tahu isi hatinya sendiri, atau tidak mau buru-buru menjalin hubungan. Alternatifnya, ia bisa saja ingin langsung menjalin hubungan saat itu juga. Bicarakanlah isi hati dan harapan Anda. Jujurlah mengenai hubungan tersebut.
Iklan
Peringatan
- Meskipun sebaiknya Anda jujur dengan perasaan sendiri, pikirkan juga perasaannya setelah Anda mengungkapkan isi hati. Kirimlah pesan sehari setelah itu dan perhatikan responsnya. Jika ia menghindari Anda, berikan ia sedikit ruang. Setelah beberapa hari, cobalah untuk memulai kontak lagi.
- Jika Anda tidak bisa menahan perasaan dan hal itu menyebabkan depresi atau kecemasan, Anda mungkin perlu mengurangi intensitas pertemuan dengannya.
Iklan
Referensi
- ↑ http://www.medhealthdaily.com/how-to-tell-if-a-guy-likes-you/
- ↑ http://christiehartman.com/signs-a-man-is-interested-in-you/
- ↑ http://psychcentral.com/lib/signs-of-a-controlling-guy/
- ↑ http://www.sirc.org/publik/flirt.html
- ↑ https://www.sciencedaily.com/releases/2015/02/150212154627.htm
- ↑ https://www.psychologytoday.com/articles/199304/the-biology-attraction
- ↑ http://www.sirc.org/publik/flirt.html
Tentang wikiHow ini
Halaman ini telah diakses sebanyak 15.464 kali.
Iklan