Unduh PDF Unduh PDF

Anda telah menjadi badut kelas sejak masih TK dan selalu bisa membuat teman-teman tertawa di pesta. Oleh karenanya, Anda sadar bahwa karier di komedi stand-up (pertunjukan lawakan solo dengan berdiri di depan mikrofon) mungkin layak untuk dijajal. Sayangnya, menjadi komedian stand-up tidaklah semudah yang dibayangkan. Untuk bisa sukses di karier ini sangatlah sulit. Namun, kalau berhasil, Anda bisa berbagi tawa dengan orang-orang di penghujung negeri, atau bahkan dunia.

Bagian 1
Bagian 1 dari 3:

Menulis Lelucon

Unduh PDF
  1. Setup membangun premis lelucon Anda. [1] Bagian ini memberi tahu informasi latar belakang lelucon sehingga audiensi dapat memahaminya. Setup Anda harus jelas dan langsung ke inti.
    • Setup harus membangun punchline (“ledakan” lelucon) Anda. Jika keluar topik, para penonton tidak akan akan mengerti letak kelucuan lelucon Anda.
    • Contoh setup klasik misalnya: seorang pastor, pendeta, dan rabi masuk ke bar.
  2. Punchline adalah sumber tawa dari sebuah lelucon. Punchline yang efektif biasanya memiliki puntiran ( twist ) yang membuat audiensi tertawa. Punchline sebaiknya merupakan konklusi tidak terduga dari setup lelucon.
    • Lelucon karya Jay Leno ini memiliki punchline yang cerdas: Sembilan dari sepuluh dokter setuju. Satu dari sepuluh dokter adalah idiot! [2]
  3. Tag adalah punchline tambahan setelah punchline awal. Manfaatkan tag untuk mengundang lebih banyak tawa dari para penonton Anda. Tag dapat membangun punchline awal atau mengambil arah yang sama sekali lain.
    • Mitch Hedberg adalah juara dalam menambahkan tag untuk leluconnya. Sebagian lelucon miliknya bisa memiliki sampai sembilan tag .
    • Ini salah satu contohnya: Saya menelepon operator hotel dan dia berkata, “Bagaimana saya bisa mengarahkan panggilan Anda?“ Saya menjawab, “Kamu bisa berkata action ! Dan saya akan mulai menelepon. ( punchline ) Dan ketika saya berkata selamat tinggal, Anda harus berteriak cut !” ( tag ) [3]
  4. Perhatikan berita terhangat saat ini. Kejadian terkini dapat menjadi bahan lelucon yang bagus dan mudah dipahami. Selalu pantau keadaan politik saat ini. Komedian seperti Jon Stewart dan Bill Maher memfokuskan seluruh karirnya dengan humor politis.
    • Will Ferrell menjadi bintang besar di Hollywood sebagian besar berkat impresi George W. Bush lucu yang dia lakukan.
    • Ini contoh lelucon Jon Stewart yang dibuatnya setelah Dick Cheney tanpa sengaja menembak temannya saat pergi berburu: Saya bukan hanya seorang Jon Stewart, saya juga orang tua yang prihatin. Jadi, bagi para ibu dan ayah yang saat ini menonton, jangan izinkan anak Anda berburu bersama Wakil Presiden. [4]
  5. Luangkan sedikit waktu untuk menulis ide lelucon Anda. Selalu buka mata dan telinga. Inspirasi lelucon bagus datang dari mana saja. Anda harus selalu menyiapkan pulpen dan kertas bersama Anda. [5]
    • Keluarlah dari rumah. Anda perlu mengalami banyak hal untuk dapat menuliskannya.
    Iklan
Bagian 2
Bagian 2 dari 3:

Membuat Rutin yang Solid

Unduh PDF
  1. Penyampaian komedis yang efektif sangat bergantung pada timing . Ketahui kapan waktunya untuk melontarkan lelucon, dan kapan untuk diam. Anda harus menyisipkan jeda singkat sebelum menyampaikan punchline untuk membangun antisipasi penonton. Berikan waktu bagi penonton untuk tertawa sebelum melanjutkan ke lelucon berikutnya. [6]
    • Kalau dilanjutkan terlalu cepat, Anda bisa menghentikan tawa penonton.
    • Rutin komedi Johnny Carson biasanya dilakukan dengan memegang amplop yang berisi pertanyaan di dahinya. Dia akan menyampaikan jawabannya terlebih dahulu. Kemudian, dia akan membuka amplop secara perlahan diiringi rol drum untuk membangun antisipasi sebelum mengungkapkan pertanyaannya ( punchline ).
  2. Anda membutuhkan kalimat pendahuluan untuk memperoleh perhatian penonton dan membuatnya tertawa. Pendahuluan sebaiknya berupa kalimat yang telah dipersiapkan dan memperkenalkan Anda sebagai komedian. Sebagai contoh, berikut pendahuluan Daniel Tosh di South Beach, “Dari semua kota yang saya kunjungi untuk tampil, ini adalah kota favorit nomor tiga,” yang langsung memperkenalkan humor sarkasme yang menjadi ciri khasnya.
    • Contoh pendahuluan klasik misalnya: “Saya baru sampai di sini dan kedua lengan saya sudah letih."
    • Usahakan untuk tidak menggunakan pendahuluan yang mencemooh. Anda ingin para penoton menyukai Anda.
  3. Sempurnakan rutin Anda. Berlatihlah sampai rutin Anda bisa disampaikan tanpa berpikir. Ulangi rutin Anda di depan cermin sehingga bisa melihat bagian mana yang lucu dan bagian mana yang perlu dibuang. [7]
    • Teruskan menyunting dan menyusun ulang rutin Anda sampai merasa puas dan percaya diri dengan hasilnya.
  4. Rekam diri Anda saat sedang melakukan rutin. Tonton beberapa kali untuk memastikan Anda bisa menyampaikan punchline secara efektif. Rutin yang baik sebaiknya mengundang 4-6 tawa per menit. Ambil timer dan atur setiap menit rutin Anda supaya memiliki minimal 4 punchline atau tag . [8]
    • Tunjukkan rekaman Anda ke teman untuk meminta pendapatnya.
    Iklan
Bagian 3
Bagian 3 dari 3:

Melaksanakan Pertunjukan Komedi Stand-Up

Unduh PDF
  1. Anda akan sangat gugup di beberapa pertunjukan pertama dan hasilnya mungkin cukup buruk. Jangan takut untuk gagal karena kemungkinan besar itulah yang akan terjadi. [9] Pergilah ke setiap tempat open mic (panggung komedi stand-up yang terbuka untuk umum) yang ada untuk menyingkirkan demam panggung secepat mungkin dan menyempurnakan bahan Anda.
    • Satu-satunya cara untuk membangun persona panggung yang hebat adalah melalui banyak pengalaman di atas panggung.
    • Bahkan seorang Jerry Seinfeld gagal di pertunjukan pertamanya. Perihal kejadian tersebut, dia berkata, “Saya berdiri kaku di sana selama 30 detik, diam seribu bahasa, hanya berdiri ketakutan.”
  2. Supaya para penonton memahami humor Anda, mereka perlu melihat dari sudut pandang Anda. Anggap rutin sebagai percakapan dengan penonton alih-alih pertunjukan.
    • Relaks. Jika Anda gugup, akan sulit untuk membangun hubungan dengan audiensi.
    • Bicara dengan audiensi, bukan kepada mereka. [10]
  3. Mengikutsertakan audiensi sebagai bagian pertunjukan sangat bagus untuk membangun hubungan bersama mereka. Anda bisa bicara dengan panonton untuk beralih dari satu lelucon ke lelucon lain.
    • Robin Williams adalah raja dalam berinteraksi dengan audiensi. Di salah satu rutinnya, dia meminjam mantel seorang wanita, mengenakannya, dan berpura-pura menjadi salah satu penonton. Kemudian, dia meminjam mantel bulu wanita lain, mengenakannya, dan berkata “Saat ini, ada banyak hewan yang mengeluh dan berkata: aduh, dinginnya!” [11]
    • Usahakan untuk tidak membuat orang lain merasa tidak nyaman. Sebagian orang tidak suka menjadi pusat perhatian. Jika Anda melihat orang yang dipilih merasa tidak nyaman diekspos, carilah orang lain.
  4. Pembangunan persona panggung ini butuh waktu bertahun-tahun. Persona panggung akan menjadi warna dari setiap lelucon yang Anda sampaikan. [12] Rodney Dangerfield adalah "pecundang manis " yang gampang dipahami semua orang. Setelah semua leluconnya, dia akan berkata “ I get no respect ” (tidak ada yang menghargai saya). Seiring waktu, Anda akan mengembangkan persona panggung yang unik dari kepribadian Anda.
    • Persona panggung adalah alasan audiensi datang ke pertunjukan komedian.
    Iklan

Tips

  • Bersabarlah. Dibutuhkan waktu minimal 3 tahun untuk bisa menerobos masuk industri ini.
  • Pertahankan pekerjaan Anda. Semua karier di bidang hiburan butuh modal besar dan investasi Anda mungkin tidak akan memberikan hasil sampai beberapa tahun.
  • Sayangi penggemar Anda. Usahakan untuk mengenal mereka setelah setiap pertunjukan.
Iklan

Peringatan

  • Ada banyak komedian yang lebih berpengalaman dari Anda. Usahakan untuk tidak membandingkan karier Anda dengan mereka dan berkecil hati.
  • Jadilah tahan banting. Kemungkinan Anda akan gagal pada beberapa pertunjukan awal. Anda bahkan bisa dicemooh oleh penonton yang brutal.
Iklan

Tentang wikiHow ini

Halaman ini telah diakses sebanyak 13.588 kali.

Apakah artikel ini membantu Anda?

Iklan