Artikel ini disusun bersama Kelli Miller, LCSW, MSW
. Kelli Miller adalah Psikoterapis, Penulis, dan Pembawa Acara TV/Radio di Los Angeles, California. Kelli saat ini membuka praktik dan memfokuskan diri memperbaiki hubungan pasangan dan keluarga, depresi, kecemasan, seksualitas, pengasuhan anak, dan sebagainya. Kelli juga memfasilitasi kelompok-kelompok di The Villa Treatment Center yang berjuang mengatasi kecanduan alkohol dan obat terlarang. Sebagai pengarang, dia meraih penghargaan Next Generation Indie Book Award untuk bukunya yang berjudul "Thriving with ADHD: A Workbook for Kids" dan juga menuils "Professor Kelli's Guide to Finding a Husband". Kelli juga mengampu acara "The Dr. Debra and Therapist Kelli Show" di LA Talk Radio. Anda bisa melihat kegiatannya di Instagram @kellimillertherapy. Dia meraih gelar MSW (Masters of Social Work) dari University of Pennsylvania dan gelar BA dalam Sosiologi/Kesehatan dari University of Florida.
Ada 9 referensi
yang dikutip dalam artikel ini dan dapat ditemukan di akhir halaman.
Artikel ini telah dilihat 2.003 kali.
Memulihkan rasa saling percaya dengan mantan pacar tentu tidak mudah dan makan waktu. Entah karena ia mengkhianatimu atau sebaliknya, kedua belah pihak harus berjuang untuk mengembalikan kepercayaan yang pernah hilang. Hal ini bisa diwujudkan jika kamu mau mengesampingkan perbedaan pandangan dan percaya lagi kepadanya. Artikel ini menjelaskan beberapa kiat jitu agar kamu mampu melakukannya dengan penuh kejujuran dan keterbukaan hati.
Langkah
-
1Buat kesepakatan untuk selalu bersikap jujur satu sama lain. Agar mantan pacar percaya lagi kepadamu, buat komitmen untuk selalu jujur kepadanya, terutama jika masalah ini terjadi karena perselingkuhan. Jangan berbohong atau merahasiakan sesuatu yang akan membuatnya kecewa karena kamu takut ia marah dan sakit hati. [1] X Teliti sumber Ceritakan dengan jujur tentang niat dan perbuatanmu. [2] X Sumber Tepercaya Greater Good Magazine Kunjungi sumber
- Contohnya, jika konflik terjadi karena kamu masih mengontak teman yang membuat hubungan bermasalah, ceritakan hal ini kepadanya, alih-alih merahasiakannya.
- Ketika kamu ingin berbaikan dengannya, ingatlah bahwa berbohong tidak bisa memulihkan kepercayaannya kepadamu. Sebaliknya, ia tidak akan pernah memercayaimu lagi.
Iklan
-
1Rasa saling percaya bisa pulih seiring berjalannya waktu. Jika pacarmu berselingkuh, misalnya, mungkin perlu waktu minimal setahun untuk memulihkan kepercayaan. [3] X Sumber Tepercaya Greater Good Magazine Kunjungi sumber Meski terasa kurang nyaman, usahakan agar kalian tetap berkomunikasi dan membuat kesepakatan untuk memulai lagi hubungan yang harmonis. [4] X Sumber Tepercaya Greater Good Magazine Kunjungi sumber
- Saat berdiskusi, kalian perlu membahas kejadian tersebut beberapa kali, tetapi pastikan hal ini bukan satu-satunya topik percakapan. Buat kesepakatan tentang seberapa sering kalian boleh membicarakan pengalaman buruk. [5] X Sumber Tepercaya Greater Good Magazine Kunjungi sumber
- Langkah ini membuat kalian sempat membahas hal-hal yang positif sehingga bisa memulihkan hubungan. Untuk itu, habiskan waktu dengan melakukan aktivitas yang kalian sukai, misalnya berjalan kaki di taman, haiking di area perbukitan, atau bermain dengan kucing kesayangan.
-
1Terapkan langkah ini kalau pacarmu berselingkuh. Agar kamu bisa memercayainya lagi, jelaskan apa yang kamu rasakan karena perbuatannya. Saat berbicara, gunakan kata "saya" atau "aku", misalnya, "Aku bener-bener syok waktu ketemu kalian di mal" atau "Aku kecewa banget ngalamin kejadian ini". Dengan demikian, kamu bisa menjelaskan dampak perbuatannya tanpa membuatnya tersinggung. [6] X Teliti sumber
- Jangan mengamuk meskipun tindakannya sangat menyakitkan. Sikap seperti ini membuat kalian kesulitan memulihkan rasa saling percaya dan hubungan makin bermasalah.
Iklan
-
1Berusahalah memahami apa yang ia pikirkan dan rasakan. Dengan berempati, kamu bisa menyikapi tindakannya secara objektif. Mungkin ia berbuat salah karena sedang menghadapi masalah. Mungkin juga ia tidak pernah belajar cara menjalin hubungan yang sehat saat dibesarkan. Apa pun alasannya, tindakannya salah, tetapi kamu bisa memahami apa yang terjadi dengan pikiran yang jernih jika mempertimbangkan kemungkinan tersebut. Kamu siap memaafkannya dan percaya lagi kepadanya jika memiliki pola pikir seperti ini. [7] X Teliti sumber
- Cobalah menulis jurnal untuk mengungkapkan perasaan dan memahami pandangannya. [8] X Sumber Tepercaya University of Rochester Medical Center Kunjungi sumber
-
1Memaafkan orang lain bukan hal mudah, tetapi hal ini berperan penting untuk memulihkan kepercayaan. Jika mantan pacar membuatmu sakit hati, berikan waktu kepada diri sendiri untuk memulihkan diri sambil merasakan semua emosi yang muncul, misalnya kemarahan dan kekecewaan. Tulis semua yang kamu alami di secarik kertas untuk mengekspresikan perasaan, tetapi jangan dikirim. Kamu boleh curhat kepada teman dan anggota keluarga yang suportif. Saat memulihkan diri, kamu mampu mengatasi sakit hati, menerima kenyataan, dan memaafkan apa yang ia lakukan. [9] X Teliti sumber
- Memaafkan mantan pacar kerap terasa sangat sulit jika kamu keberatan ia bebas dari kesalahan begitu saja. Ingatlah bahwa kamu lebih cepat pulih dan bisa move on jika mau memaafkan.
- Sepertinya kamu belum siap memulihkan hubungan kalau belum bisa memaafkan perbuatannya. Kamu bebas menentukan waktu yang tepat sebab kamu yang berhak mengambil keputusan.
Iklan
-
1Kamu belum siap memercayainya lagi kalau kesulitan move on . Untuk saat ini, kamu perlu memperhatikan diri sendiri. Agar lebih cepat pulih, kembangkan hobi baru, terapkan pola makan sehat, dan tidur malam yang cukup . Kamu akan merasa percaya diri jika mampu memperhatikan diri sendiri. Hal ini berperan penting agar kamu bisa move on sehingga mampu memulihkan rasa saling percaya yang hilang di antara kamu dan mantan pacar. [10] X Teliti sumber
- Lakukan hal-hal baru untuk meningkatkan rasa percaya diri. Kunjungi lokasi yang belum pernah didatangi untuk mengisi akhir pekan. Cicipi hidangan di restoran yang baru dibuka. Cobalah melakukan aktivitas yang menantang.
- Begitu kepercayaan diri pulih lagi, kamu akan bersyukur karena bisa memetik hikmah dari masalah ini. Dengan demikian, kamu mampu memaafkan mantan pacar dan memandangnya sebagai orang yang layak dipercaya. [11] X Teliti sumber
- Jangan memaksakan diri kalau kamu belum siap memercayai mantan pacar. Seiring berjalannya waktu, mungkin kamu akan berubah pikiran atau lebih baik move on tanpa memulihkan hubungan. [12] X Teliti sumber
-
1Kamu harus bertanggung jawab jika pernah mengkhianati seseorang. Mantan pacar berharap kamu menyadari bahwa tindakanmu membuatnya sakit hati dan merusak hubungan. Untuk menunjukkan tanggung jawab, gunakan kata "saya" atau "aku" saat mengakui kesalahan, misalnya, "Aku memang salah. Salah besar." atau "Aku nyesel udah bikin kamu kecewa." Pastikan kamu mengatakan penyebab kamu bersalah. Jangan menyalahkan orang lain atau berdalih untuk membela diri.
- Sebagai contoh, katakan kepadanya, "Aku sadar aku sudah merusak kepercayaanmu gara-gara aku bohong sama kamu. Aku memang jahat sampai tega bikin kamu sakit hati."
- Jangan mengatakan kepadanya bahwa ia mengada-ada atau salah paham. Kalau kamu menyakiti hatinya, bertanggungjawablah dengan meminta maaf agar hubungan bisa dipulihkan.
Iklan
-
1Kamu harus meminta maaf jika kepercayaan hilang akibat perbuatanmu. Ungkapkan rasa sesal dengan menjelaskan bahwa kamu mengerti apa yang ia rasakan, lalu berjanjilah untuk memperbaiki diri. Jangan berdalih untuk membela diri atau mempersalahkannya sebab permintaan maaf terasa tidak tulus jika kamu bersikap seperti ini.
- Sebagai contoh, katakan kepadanya, "Aku bener-bener merasa bersalah memperlakukan kamu seperti ini. Aku juga nyesel bikin kamu sakit hati. Aku harap kamu mau maafin aku. Aku janji enggak akan selingkuh lagi."
-
1Jangan mencela diri sendiri setelah meminta maaf dan berbaikan. Agar kamu bisa move on dan dipercaya lagi, kalian harus menerima apa yang sudah terjadi. Setiap kali kamu sadar sedang mencela diri sendiri, misalnya, "Aku memang jahat" atau "Aku pantas dihukum", alihkan dengan memikirkan hal yang positif, misalnya, "Aku berbuat salah sebab aku punya kekurangan, tapi sekarang aku sudah belajar dari kesalahan." [13] X Teliti sumber
- Kamu tidak bisa move on dan mengubah perilaku kalau terus menyalahkan diri sendiri. Akibatnya, kamu tidak mampu meyakinkan mantan pacar agar ia percaya lagi kepadamu.
Iklan
-
1Buat komitmen dan buktikan dengan tindakan. Mantan pacar mungkin merasa kecewa dan menjauh karena kamu sering membatalkan janji saat kalian masih bersama. Mulai sekarang, buat janji hanya yang bisa kamu penuhi. Jika ia melihat perilakumu sudah berubah, mungkin ia percaya lagi kepadamu.
- Setelah meminta maaf dan memaafkan diri sendiri, buktikan dengan tindakanmu. Jadilah pribadi yang bisa diandalkan dan layak dipercaya agar kamu mampu membuat mantan pacar memercayaimu lagi seiring berjalannya waktu.
wikiHow Terkait
Referensi
- ↑ https://www.psychologytoday.com/us/blog/love-and-sex-in-the-digital-age/201703/after-cheating-restoring-relationship-trust
- ↑ https://greatergood.berkeley.edu/article/item/surviving_betrayal
- ↑ https://greatergood.berkeley.edu/article/item/surviving_betrayal
- ↑ https://greatergood.berkeley.edu/article/item/surviving_betrayal
- ↑ https://greatergood.berkeley.edu/article/item/surviving_betrayal
- ↑ https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-gen-y-psy/201903/how-do-i-tell-someone-theyve-hurt-my-feelings
- ↑ https://www.psychologytoday.com/us/blog/living-forward/201609/how-rebuild-trust-someone-who-hurt-you
- ↑ https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?ContentID=4552&ContentTypeID=1
- ↑ https://psychcentral.com/lib/what-is-forgiveness
- ↑ https://psychcentral.com/blog/psychology-self/2020/06/self-care-mental-health
- ↑ https://www.npr.org/2020/07/28/896245305/why-forgiving-someone-else-is-really-about-you
- ↑ https://www.psychologytoday.com/us/blog/living-forward/201609/how-rebuild-trust-someone-who-hurt-you
- ↑ https://www.psychologytoday.com/us/blog/living-forward/201609/how-rebuild-trust-someone-who-hurt-you
Tentang wikiHow ini
Pernyaan Penyangkalan Medis'
Konten dalam artikel ini tidak ditujukan sebagai pengganti anjuran, pemeriksaan, diagnosis, maupun perawatan medis profesional. Anda harus selalu menghubungi dokter atau tenaga kesehatan profesional lain sebelum memulai, mengubah, maupun menghentikan perawatan medis apa pun.