Anggur segar merupakan camilan yang lezat dan menyehatkan, serta sangat mudah dibawa! Anggur juga banyak mengandung vitamin C, antioksidan, dan juga serat. [1] X Teliti sumber Jagalah agar anggur tetap segar dan lezat dengan memilih dompolan yang segar, melakukan penyimpanan dengan benar, dan menyantapnya dalam waktu 5 hingga 10 hari. [2] X Teliti sumber
Langkah
-
Pilih anggur yang masih menempel dengan kuat pada tangkainya. Anggur dengan tangkai berwarna cokelat dan mudah terlepas saat Anda petik biasanya sudah terlalu matang dan bisa cepat membusuk. Jangan memilih dompolan yang anggurnya terlepas di beberapa bagian tangkai, tetapi carilah buah yang masih melekat kuat pada tangkai. [3] X Teliti sumber
- Walaupun anggur bisa ditemukan sepanjang tahun, saat terbaik untuk mendapatkan anggur segar adalah saat musim gugur (jika Anda tinggal di negara dengan empat musim), saat anggur secara teknis memang sedang musim. [4] X Teliti sumber
- Jika memungkinkan, cobalah membeli anggur di pasar tradisional untuk mendapatkan buah yang lebih segar daripada yang dijual di supermarket . Anggur di pasar tradisional biasanya dipetik 1-2 hari sebelumnya, sedangkan anggur di supermarket mungkin dipetik dalam waktu yang lebih lama lagi. [5] X Teliti sumber
-
Pilih anggur hijau kekuningan atau anggur merah yang montok. Anggur hijau yang segar harus memiliki warna mulai dari kuning pucat kehijauan hingga hijau muda, sedangkan anggur merah dan ungu bisa memiliki warna mulai dari merah muda hingga ungu kehitaman. Pilihlah anggur merah yang membulat di bagian tangkai, dan tanpa ada semburat hijau. [6] X Teliti sumber
- Beberapa jenis anggur secara alami mempunyai warna yang tidak sama. Sebagai contoh, anggur muscat Jepang bisa memiliki warna mulai dari hijau muda sampai merah. [7] X Teliti sumber Carilah tanda-tanda kesegaran yang lain apabila Anda tidak mengetahui dengan pasti mengenai warna anggur yang baik.
- Jangan memilih anggur dengan bintik-bintik cokelat karena kemungkinan sudah mulai membusuk.
-
Periksa apakah tercium aroma cuka dan warnanya berubah cokelat. Karena adanya fermentasi, anggur yang membusuk bisa mengeluarkan bau cuka yang tajam. Anggur yang segar berbau manis. Jadi, apabila Anda mencium aroma asam, cari dompolan anggur yang lain! Anda juga bisa memeriksa apakah anggur memiliki bercak cokelat, yang biasanya menyertai aroma cuka. [8] X Teliti sumber
- Proses yang juga mengakibatkan anggur menjadi rusak juga membuat buah ini memiliki rasa seperti cuka apabila tidak disimpan dengan benar. Apabila Anda menemukan anggur yang asam, mungkin itu berarti bakteri di dalamnya telah berubah menjadi asam asetat, dan anggurnya sudah membusuk. [9] X Teliti sumber
-
Hindari dompolan anggur yang terdapat tanda-tanda jamur. Apabila anggur mempunyai bercak abu-abu atau putih, atau tampak berbulu, carilah dompolan lain. Anggur yang ditumbuhi jamur juga terasa lunak ketika disentuh, dan mungkin akan terlepas dari tangkainya secara alami. [10] X Teliti sumber
- Jamur merupakan tanda pembusukan yang bisa menyebar dengan cepat ke anggur lain yang masih sehat di dalam dompolannya. Jika Anda menjumpai jamur, carilah dompolan anggur yang lain!
Iklan
-
Simpan anggur (tanpa dicuci) bersama wadah aslinya. Wadah anggur dirancang dengan ventilasi yang baik dan penutup yang tepat sehingga bisa tetap segar dalam waktu yang lama. Jangan mencuci anggur sebelum menyimpannya karena air bisa mempercepat terbentuknya jamur. Simpanlah anggur apa adanya seperti ketika Anda membelinya. [11] X Teliti sumber
- Anda bisa menyimpan anggur di dalam kantong plastik tertutup, tetapi karena tidak memiliki ventilasi, anggur akan cepat membusuk.
-
Buang anggur yang telah membusuk. Periksa dompolan anggur yang dibeli dan carilah anggur yang terlepas, kecokelatan, atau telah berjamur. Jika ada anggur yang buruk di dalam dompolan, Anda harus memetik dan membuangnya. Buah yang buruk ini bisa memengaruhi anggur yang ada di sekitarnya. [12] X Teliti sumber
- Idealnya, dompolan yang Anda beli tidak akan merusak anggur yang ada di dalamnya, tetapi itu bisa saja terjadi. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah membuang buah yang buruk agar tidak memengaruhi anggur yang lain.
-
Masukkan anggur (tanpa dicuci) bersama wadahnya di rak kulkas yang memiliki kelembapan tinggi. Suhu terbaik untuk menyimpan anggur adalah 0 °C dengan kelembapan 90-95%. Oleh karena itu, anggur paling baik disimpan dalam rak kulkas dengan kelembapan tinggi. [13] X Teliti sumber
- Jika kulkas Anda tidak menyediakan rak dengan kelembapan yang tinggi, tempatkan anggur di bagian kulkas yang paling dalam karena di sana biasanya lebih dingin. [14] X Teliti sumber
-
Jauhkan anggur dari makanan yang berbau tajam di kulkas. Anggur sangat mudah menyerap bau, dan wadahnya diberi lubang untuk ventilasi yang baik. Jangan menyimpannya bersama makanan berbau tajam (misalnya bawang merah dan bawang prei) karena aromanya bisa berpindah ke anggur dan mengubah rasa. [15] X Teliti sumber
- Sebagai alternatif, Anda bisa menempatkan anggur di dekat makanan yang aromanya bisa menambah rasa yang unik, misalnya di dekat buah-buahan lain (markisa, nangka) untuk mencoba perpaduan rasa dari beberapa buah yang berbeda.
-
Bekukan anggur dan gunakan untuk smoothie , wine (minuman anggur), atau camilan dingin. Anggur beku bisa dijadikan es batu yang lezat saat cuaca sedang panas dan bisa mempertahankan rasanya selama berminggu-minggu di dalam freezer . Cuci anggur dengan air dingin, keringkan, dan petik dari tangkainya. Selanjutnya, tempatkan anggur pada loyang yang telah dilapisi kertas berlapis lilin ( wax paper ) agar anggur tidak saling menempel.
- Jangan mencairkan anggur yang telah dibekukan karena buahnya akan lembek. Sebagai gantinya, gunakan anggur beku untuk smoothie , es batu, atau dimakan apa adanya.
- Anggur dapat bertahan selama 3 hingga 5 bulan dalam freezer , tetapi akan kehilangan rasa secara lebih cepat. [16] X Teliti sumber
Iklan
-
Keluarkan dan cuci anggur setelah disimpan selama 5 hingga 10 hari. Kondisi anggur akan mulai memburuk setelah disimpan beberapa hari di dalam kulkas. Jadi, usahakan untuk menyantapnya sesegera mungkin. [17] X Teliti sumber Sebelum disajikan, cucilah anggur dengan air dingin dan keringkan dengan menepuknya menggunakan tisu.
- Pencucian ini akan menghilangkan pestisida dan bakteri pada anggur yang bisa membahayakan kesehatan.
-
Santaplah anggur untuk dijadikan camilan atau tambahkan pada salad , roti lapis, atau smoothie . Anda bisa menempatkan anggur di dalam mangkuk dan menyantapnya langsung, mengubahnya menjadi smoothie anggur, atau menambahkannya pada salad atau roti lapis.
- Anggur merah bisa dijadikan tambahan yang bagus pada salad tuna atau ayam, dan anggur hijau sangat cocok ditambahkan pada yoghurt dan granola .
- Anggur lama bisa dijadikan tambahan yang bagus pada smoothie atau selai buatan sendiri.
-
Gunakan anggur beku sebagai es batu dekoratif. Anggur beku merupakan bahan yang sangat bagus untuk menjaga agar wine tetap dingin tanpa khawatir ada es yang mencair atau bertambahnya air ke dalam minuman tersebut. Keluarkan anggur putih atau merah dari freezer dan masukkan 2 hingga 4 butir anggur beku ke dalam setiap gelas wine . [18] X Teliti sumber
- Masukkan anggur merah ke dalam wine merah dan anggur hijau ke dalam wine putih untuk menjaga agar rasanya tetap konsisten.
Iklan
Tips
- Jika Anda memiliki banyak anggur yang hampir membusuk, Anda bisa membuat jeli anggur dari buah tersebut.
- Apabila Anda memiliki anggur yang tidak lama lagi akan rusak, rendam anggur tersebut di dalam wine dan gula, lalu masukkan ke dalam freezer untuk dijadikan camilan manis. [19] X Teliti sumber
Iklan
Peringatan
- Proses pematangan anggur akan terus berjalan setelah dipetik. Pastikan untuk menyimpan anggur di kulkas atau freezer agar kesegarannya tetap terjaga hingga saat yang Anda inginkan untuk menyantapnya.
Iklan
Referensi
- ↑ https://www.organicfacts.net/health-benefits/fruit/health-benefits-of-grapes.html
- ↑ http://www.eatbydate.com/fruits/fresh/grapes/
- ↑ http://www.eatbydate.com/fruits/fresh/grapes/
- ↑ https://www.epicurious.com/ingredients/how-to-buy-and-store-different-types-of-grapes-article
- ↑ https://www.epicurious.com/ingredients/how-to-buy-and-store-different-types-of-grapes-article
- ↑ http://www.kraftrecipes.com/cooking-tips/foodbasics/seasonalproduce/grapes.aspx
- ↑ https://www.specialtyproduce.com/produce/Japanese_Muscat_Grapes_14996.php
- ↑ http://www.eatbydate.com/fruits/fresh/grapes/
- ↑ https://vinepair.com/wine-blog/wine-gone-bad-what-to-do-when-a-wine-turns/
- ↑ http://www.eatbydate.com/fruits/fresh/grapes/
- ↑ https://www.myrecipes.com/extracrispy/how-to-store-grapes
- ↑ https://www.sun-world.com/how-to/how-to-store-grapes
- ↑ https://www.myrecipes.com/extracrispy/how-to-store-grapes
- ↑ https://www.sun-world.com/how-to/how-to-store-grapes
- ↑ https://www.myrecipes.com/extracrispy/how-to-store-grapes
- ↑ http://www.eatbydate.com/fruits/fresh/grapes/
- ↑ http://www.eatbydate.com/fruits/fresh/grapes/
- ↑ https://lifehacker.com/5993915/toss-frozen-grapes-in-your-wine-to-cool-it-down
- ↑ https://www.specialtyproduce.com/produce/Japanese_Muscat_Grapes_14996.php
Tentang wikiHow ini
Halaman ini telah diakses sebanyak 24.100 kali.
Iklan