Walaupun sebagian besar serangan flu akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 4 hingga 7 hari, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meredakan gejalanya dan membantu memulihkan diri lebih cepat. [1] X Teliti sumber [2] X Teliti sumber Pertimbangkan penggunaan obat alami seperti tanaman herbal, vitamin, dan makanan untuk meredakan flu dengan cepat.
Langkah
-
Minum banyak cairan hangat. Meminum cairan hangat dapat membantu mengencerkan lendir dalam sinus sehingga melancarkan alirannya, dan membuat Anda merasa lebih baik dengan cepat. Penelitian menunjukkan bahwa meminum cairan hangat dapat meredakan gejala flu seperti pilek, bersin, sakit tenggorokan, dan lemas. [3] X Sumber Tepercaya PubMed Central Kunjungi sumber
- Teh panas tanpa kafeina bisa menjadi pilihan. Pilihlah teh herbal seperti kamomil atau pepermin untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh Anda. Tambahkan sedikit madu dan lemon untuk menenangkan tenggorokan dan mempertahankan efeknya lebih lama. Kamomil juga bermanfaat untuk mengurangi stres dan kelelahan, sementara pepermin akan melegakan hidung yang tersumbat.
- Teh hijau Benifuuki dari Jepang juga dapat melegakan hidung yang tersumbat serta meredakan gejala alergi jika diminum secara teratur. [4] X Teliti sumber Teh herbal tradisional yang dikenal sebagai "pelapis tenggorokan" ini diketahui memiliki efek yang jauh lebih baik untuk meredakan sakit tenggorokan dibandingkan teh biasa. [5] X Sumber Tepercaya PubMed Central Kunjungi sumber
- Kaldu panas juga merupakan pilihan yang tepat saat flu. Minumlah kaldu sayuran atau ayam banyak-banyak, namun pilihlah kaldu rendah natrium agar Anda tidak terlalu banyak mengonsumsi garam. Sup ayam dapat membantu menenangkan sakit tenggorokan, mengencerkan lendir, dan melegakan hidung tersumbat. [6] X Sumber Tepercaya PubMed Central Kunjungi sumber
- Jika Anda suka minum kopi, Anda tidak perlu menghindarinya. Meminum kopi diketahui dapat meningkatkan kewaspadaan pada penderita flu. Namun, anak-anak sebaiknya tetap harus menghindari konsumsi kafeina. [7] X Sumber Tepercaya PubMed Central Kunjungi sumber Sebaiknya, cairan utama yang Anda konsumsi adalah air hangat, teh, dan kaldu, karena terlalu banyak konsumsi kafeina dapat menyebabkan dehidrasi.
- Hindari konsumsi alkohol. Alkohol dapat memperparah sumbatan dan pembengkakan di dalam hidung. [8] X Teliti sumber
-
Mandi uap. Uap dapat melembapkan saluran di dalam hidung sehingga mengurangi iritasinya, selain itu, efek menenangkannya juga akan meredakan gejala flu. [9] X Teliti sumber Siapkan air panas dan berendamlah, atau awali hari-hari selama Anda terserang flu dengan mandi air panas, untuk mendapatkan manfaat dari uap yang dikeluarkannya. [10] X Teliti sumber Anda bahkan bisa menggunakan bola-bola mandi yang bermanfaat untuk meredakan hidung tersumbat.
- Untuk melakukan terapi uap singkat, panaskan sepanci air hingga tepat sebelum mendidih. Saat mulai mengeluarkan uap, angkat panci dari kompor dan letakkan di permukaan yang cukup kuat seperti meja atau meja dapur.
- Bungkukkan kepala di atas panci, namun jangan terlalu dekat dengan uap maupun air di dalamnya, atau Anda bisa terluka. Tutupi kepala Anda dengan handuk katun ringan. Hirup uap yang keluar selama 10 menit. [11] X Teliti sumber Anda bisa melakukan perawatan ini 2 hingga 4 kali sehari. [12] X Teliti sumber
- Menambahkan beberapa tetes minyak asiri ke dalam air juga merupakan cara yang ampuh untuk melegakan sinus sekaligus mendapatkan manfaat aromaterapi. [13] X Teliti sumber [14] X Teliti sumber Coba gunakan minyak pepermin untuk melegakan sakit kepala sinus. [15] X Teliti sumber Minyak eukaliptus juga dapat melegakan hidung tersumbat. [16] X Teliti sumber Jangan gunakan minyak tea tree karena beracun jika tertelan. [17] X Sumber Tepercaya Science Direct Kunjungi sumber
-
Pertimbangkan oil pulling . Oil pulling adalah pengobatan ayurveda yang menggunakan minyak untuk mengeluarkan bakteri dan kuman dari dalam mulut. Sebagian besar mikroorganisme larut dalam kandungan lemak dalam minyak, sehingga dapat Anda keluarkan bersama dengan minyak. [18] X Teliti sumber
- Gunakan minyak kelapa. Minyak kelapa berkhasiat sebagai antibakteri, dan mengandung asam laurat, yang merupakan senyawa antimikrobia. [19] X Teliti sumber
- Gunakan minyak organik cold-pressed . Minyak wijen dan minyak biji bunga matahari juga dapat Anda gunakan, namun minyak kelapa memiliki khasiat tambahan sebagai antimikrobia (selain itu rasanya juga lebih enak).
- Tuangkan 1 sendok makan minyak dan gunakan untuk berkumur di dalam mulut selama paling tidak 1 menit. Semakin lama Anda menggunakan minyak untuk berkumur, semakin banyak bakteri yang dapat dikeluarkan. Gunakan minyak untuk berkumur ke seluruh bagian dalam mulut, isap hingga melalui sela-sela gigi, dan pastikan agar minyak juga menyentuh gusi Anda.
- Jangan menelan minyak. Jika Anda kesulitan berkumur tanpa menelan, buang sedikit minyak dari mulut Anda.
- Setelah berkumur, buang minyak ke dalam tempat sampah. (Membuang minyak ke saluran air dapat menyumbatnya). Lanjutkan dengan berkumur dengan air hangat suam-suam kuku. [20] X Teliti sumber
-
Gunakan neti pot untuk melancarkan saluran sinus. Neti pot dirancang untuk mengeluarkan lendir dari saluran sinus dan meredakan gejala flu selama beberapa jam melalui "irigasi nasal". Larutan salin akan dituangkan ke dalam salah satu lubang hidung dan mengeluarkan lendir melalui lubang hidung lainnya. Neti pot tersedia di sebagian besar toko obat dan toko makanan kesehatan. [21] X Sumber Tepercaya US Food and Drug Administration Kunjungi sumber [22] X Sumber Tepercaya Michigan Medicine Kunjungi sumber
- Awali dengan menggunakan neti pot sekali sehari saat gejala flu masih Anda rasakan. Setelah Anda merasa lebih baik, tambah frekuensinya menjadi 2 kali sehari.
- Buatlah larutan salin atau belilah dari apotek. Untuk membuat larutan salin sendiri, campurkan ¼ sendok teh garam kosher atau garam noniodium, ¼ sendok teh soda kue, dan 240 ml air distilasi hangat atau air matang. Anda sebaiknya menggunakan air distilasi, atau air matang, karena air keran mungkin membawa parasit dan amuba.
- Isi neti pot dengan 120 ml larutan salin. Berdirilah di dekat bak cuci piring, bak mandi, atau saluran air agar tidak berantakan. Miringkan kepala Anda sekitar 45 derajat. [23] X Teliti sumber
- Letakkan corong neti pot di lubang hidung bagian atas. Miringkan neti pot untuk menuangkan larutan salin ke dalam salah satu lubang hidung dan biarkan larutan itu mengalur ke lubang hidung lainnya. Ulangi pada lubang hidung lainnya.
-
Tiup hidung Anda dengan benar. Walaupun Anda perlu meniup hidung untuk melegakan saluran sinus saat flu, jangan meniupnya terlalu kuat. Tekanan saat Anda meniup hidung dengan keras dapat memengaruhi telinga, akibatnya telinga Anda pun akan sakit saat sudah terserang flu. [24] X Teliti sumber Pastikan untuk meniup dengan lembut, dan cukup lakukan seperlunya saja.
- Dokter menganjurkan untuk menutup salah satu lubang hidung dengan jari saat meniup melalui lubang hidung lainnya dengan lembut ke arah tisu.
- Cuci tangan Anda setiap kali meniup hidung. Anda perlu mencuci tangan untuk menyingkirkan bakteri dan virus peyebab infeksi yang menempel di tangan Anda agar tidak terkena infeksi lainnya atau menularkannya ke orang lain.
-
Gunakan humidifier . Kondisi udara di rumah yang terlalu kering dapat memperparah gejala flu dan menghambat penyembuhannya. Gunakan humidifier untuk melembapkan udara, sehingga saluran hidung Anda akan tetap lembap dan lebih mudah untuk mengalirkan lendir. Nyalakan humidifier di malam hari untuk membantu melancarkan pernapasan.
- Pastikan untuk membersihkan humidifier secara teratur. Jamur dan kapang mudah tumbuh di lingkungan yang lembap.
- Anda juga bisa meningkatkan kelembapan udara dengan mendidihkan 2 cangkir air distilasi di dalam panci. Gunakan air distilasi untuk menghindari kemungkinan adanya pengotor dalam air keran yang dapat memperparah gejala flu Anda.
- Tanaman di dalam rumah merupakan humidifier alami. Bunga, daun, dan batang tanaman ini dapat melepaskan uap air ke udara. Tanaman juga dapat membersihkan udara dari karbondioksida dan bahan penyebab polusi lainnya. [25] X Teliti sumber Pilihan tanaman yang bagus meliputi lidah buaya, palem bambu, beringin, sri rejeki, dan beragam spesies tanaman philodendron dan dracaena .
Iklan
-
Gunakan ekstrak elderberry . Elderberry dari Eropa banyak digunakan dalam pengobatan. Tanaman ini dapat membantu melegakan hidung tersumbat dan gangguan saluran napas lainnya. [26] X Teliti sumber Elderberry berkhasiat sebagai antiinflamasi dan antiviral, sehingga dapat membantu melawan flu dan merangsang sistem kekebalan tubuh.
- Ekstrak elderberry dijual dalam sediaan suplemen sirop, tablet isap, dan kapsul di sebagian besar toko nutrisi dan apotek.
- Anda dapat membuat teh bunga elderberry dengan menyeduh 3-5 gr bunga keringnya dalam secangkir air mendidih selama 10-15 menit. Saring bunganya dan minumlah tehnya paling banyak 3 kali sehari.
- Jangan gunakan elderberry dalam jangka panjang tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Anda harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan elderberry , karena mungkin akan menimbulkan efek samping bagi ibu hamil, penderita gangguan autoimun, dan penderita tekanan darah rendah. Orang-orang yang menggunakan obat diabetes, laksatif, kemoterapi, atau imunosupresan juga harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan elderberry .
- Jangan gunakan elderberry yang belum matang atau belum dimasak, karena beracun. [27] X Teliti sumber
-
Coba gunakan eukaliptus. Eukaliptus berkhasiat sebagai antioksidan dan dapat melindungi tubuh dari radikal bebas (suatu molekul yang dapat merusak sel). Bahan aktif dalam eukaliptus adalah cineol, suatu senyawa yang berkhasiat sebagai ekspektoran untuk mengobati infeksi saluran napas dan meredakan batuk. [28] X Teliti sumber Anda bisa menemukan eukaliptus dalam tablet isap, sirop obat batuk, dan cairan uap di sebagian besar apotek.
- Salep yang mengandung minyak eukaliptus juga dapat dioleskan di hidung dan dada untuk melegakan napas dan mengencerkan dahak.
- Daun eukaliptus segar atau kering dapat diminum sebagai teh dan digunakan sebagai obat kumur pereda sakit tenggorokan. Anda bisa membuat teh eukaliptus dengan menyeduh 2-4 gr daun keringnya dalam secangkir air panas selama 10-15 menit. Minumlah teh ini paling banyak 3 kali sehari.
- Untuk berkumur, seduh 2-4 gr daun eukaliptus kering dalam secangkir air hangat. Tambahkan ¼-½ sendok teh garam. Seduh selama 5-10 menit. Berkumurlah setelah makan untuk mengatasi bau napas tak sedap dan meredakan sakit tenggorokan. [29] X Sumber Tepercaya Mayo Clinic Kunjungi sumber
- Jangan konsumsi minyak eukaliptus secara langsung, karena beracun. Penderita asma, epilepsi, penyakit hati atau ginjal, maupun penderita tekanan darah rendah tidak boleh menggunakan minyak eukaliptus tanpa izin dari dokter.
-
Gunakan pepermin. Pepermin juga banyak digunakan untuk meredakan gejala flu. Kandungan utamanya adalah mentol, suatu dekongestan kuat. Mentol dapat mengencerkan lendir dan dahak. Selain itu, juga bermanfaat untuk meredakan sakit tenggorokan dan batuk. [30] X Teliti sumber Anda dapat membeli pepermin dalam sediaan minyak asiri, tablet isap, ekstrak suplemen, teh herbal, dalam bentuk segar maupun kering.
- Teh pepermin dapat membantu meredakan sakit tenggorokan. Seduh 1 kantong teh (sekitar 3-4 gr daun kering) dalam air panas. Tambahkan sedikit madu untuk meredakan batuk.
- Jangan gunakan minyak pepermin atau mentol pada anak berusia kurang dari 2 tahun.
- Minyak pepermin aman untuk digunakan sebagai aromaterapi dan minyak gosok. Jangan minum minyak pepermin secara langsung.
-
Gunakan madu mentah. Madu memiliki khasiat sebagai antiviral dan dapat memperkuat daya tahan tubuh. Khasiat madu mentah bahkan lebih bagus lagi. Madu mentah berwujud padat dalam suhu ruang dan memiliki rasa sedikit lebih tajam dibandingkan madu yang telah dipasteurisasi. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, carilah madu mentah yang dipanen di sekitar tempat tinggal Anda, karena juga dapat membantu tubuh Anda melawan bahan penyebab alergi di lingkungan.
- Anda dapat menggunakan campuran madu dan lemon sebagai minuman pereda sakit tenggorokan dan batuk.
- Jangan berikan madu kepada anak-anak yang berusia kurang dari 1 tahun. [31] X Teliti sumber
-
Minumlah echinacea . Echinacea dapat meningkatkan daya tahan tubuh Anda. Walaupun lazim digunakan dalam pengobatan, penelitian belum membuktikan khasiat echinacea terhadap flu. [32] X Teliti sumber Anda dapat membeli echinacea dalam sediaan supleman di sebagian besar toko obat dan apotek. [33] X Teliti sumber
- Jangan gunakan echinacea jika Anda alergi terhadap bunga aster, ragweed , atau marigold . [34] X Teliti sumber
- Orang-orang yang menggunakan obat-obatan tertentu seperti obat jantung dan antijamur tidak boleh menggunakan echinacea . Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan echinacea atau suplemen herbal lainnya.
-
Konsumsi bawang putih. Bawang putih dapat meningkatkan daya tahan tubuh, serta berkhasiat sebagai antiviral ringan. [35] X Teliti sumber Walaupun khasiat bawang putih cukup menjanjikan, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan manfaat bawang putih dalam melawan flu. [36] X Sumber Tepercaya PubMed Central Kunjungi sumber
- Anda bisa menggunakan bawang putih sebagai suplemen, atau mengonsumsinya bersama makanan. Anda sebaiknya berusaha mengonsumsi 2-4 siung bawang putih setiap hari untuk memaksimalkan efeknya. [37] X Teliti sumber
Iklan
-
Berkumurlah dengan air garam. Berkumur dengan air garam hangat dapat membantu melembapkan tenggorokan yang gatal. Campur ¼-½ sendok teh garam kosher atau garam noniodium dalam 240 ml air hangat, air distilasi, atau air matang. [38] X Sumber Tepercaya Mayo Clinic Kunjungi sumber
- Gunakan air garam untuk berkumur selama 1 menit, kemudian buang. Ulangi langkah ini setiap beberapa jam jika perlu.
- Jangan minta anak-anak untuk berkumur, karena mereka mungkin tidak sengaja akan menelannya.
-
Konsumsi vitamin C. Vitamin C adalah suatu antioksidan yang dapat membantu memperkuat daya tahan tubuh. Vitamin C memang tidak akan "menyembuhkan" flu, namun dapat membantu tubuh Anda pulih lebih cepat. [39] X Sumber Tepercaya PubMed Central Kunjungi sumber Sebagian besar orang dewasa sebaiknya mengonsumsi antara 65–90 mg vitamin C setiap hari, dan tidak lebih dari 2.000 mg dalam sehari. [40] X Sumber Tepercaya Mayo Clinic Kunjungi sumber
- Buah jeruk, paprika hijau dan merah, buah kiwi, bayam, serta buah dan sayur mentah lainnya adalah sumber vitamin C. [41] X Teliti sumber
- Jangan konsumsi vitamin C berlebihan. Selain ada kemungkinan overdosis, tubuh Anda pun tidak dapat menyimpan kelebihan vitamin C. Tubuh Anda akan mengeluarkan vitamin C yang tidak digunakannya melalui urine.
-
Minum cukup cairan. Mencukupi cairan tubuh dapat membantu menenangkan sakit tenggorokan. Minumlah banyak air, sari buah, atau kaldu bening. Jika muntah-muntah, mungkin Anda juga perlu meminum minuman olahraga yang mengandung elektrolit untuk mengembalikan keseimbangannya.
- Air lemon hangat dan madu dapat membantu melegakan hidung tersumbat. [42] X Sumber Tepercaya Mayo Clinic Kunjungi sumber Campur sari ½ buah lemon dengan 1 cangkir air hangat. Tambahkan madu sesuai selera.
- Sari apel hangat juga dapat meredakan sakit tenggorokan. Tuangkan 1 cangkir sari apel ke dalam gelas tahan microwave , dan panaskan dalam microwave selama 1 menit. [43] X Sumber Tepercaya Mayo Clinic Kunjungi sumber
- Wanita sebaiknya mengonsumsi paling tidak 9 cangkir atau 2,2 liter cairan setiap hari dalam kondisi sehat. Sementara pria sebaiknya mengonsumsi paling tidak 13 cangkir atau 3 liter cairan setiap hari dalam kondisi sehat. Dalam kondisi sakit, Anda sebaiknya berusaha minum lebih banyak lagi. [44] X Sumber Tepercaya Mayo Clinic Kunjungi sumber
- Hindari alkohol dan minuman yang mengandung kafeina. Alkohol dapat memperparah peradangan. Selain itu, baik alkohol maupun kafeina dapat menyebabkan dehidrasi.
-
Banyak beristirahat. Tubuh Anda perlu istirahat agar dapat pulih lebih cepat, jadi, mintalah izin sakit. Rekan kerja Anda juga mungkin tidak ingin tertular flu. Memaksakan diri dapat membuat daya tahan tubuh Anda semakin lemah, sehingga membuat Anda lebih lama pulih dari flu.
- Cobalah untuk tidur siang, karena flu dapat membuat tubuh merasa lemah dan Anda harus menyimpan tenaga.
- Jika sulit bernapas saat tidur, tinggikan kepala Anda dengan bantal agar lebih mudah bernapas.
-
Kelola stres Anda. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa melatih teknik relaksasi dapat membantu memperpendek serangan flu. [45] X Teliti sumber Beberapa teknik latihan pereda stres antara lain latihan pernapasan, yoga dan tai chi.
- Untuk berlatih pernapasan dalam, letakkan salah satu tangan di dada dan tangan lainnya di perut bagian bawah. Tarik napas panjang perlahan-lahan dari hidung dalam 4 hitungan. Perut Anda seharusnya akan terasa menggembung dan menekan tangan Anda. Tahan napas Anda selama 4 hitungan, kemudian lepaskan perlahan-lahan dalam 4 hitungan juga. [46] X Teliti sumber
- Yoga adalah latihan tubuh dan jiwa yang memperbaiki kebugaran, menurunkan tekanan darah tinggi, membantu menenangkan dan meningkatkan kepercayaan diri, serta mengurangi stres dan rasa cemas. Yoga memanfaatkan beberapa postur fisik, latihan pernapasan, dan meditasi untuk meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Hatha yoga adalah jenis yoga yang paling lazim dipraktikkan di AS. Fokus utama hatha yoga adalah postur fisik yang disebut asana, dengan tujuan menyeimbangkan kehidupan seseorang. Selama berlatih yoga, peregangan diikuti dengan pemanjangan, membungkuk diikuti dengan melengkungkan tubuh ke depan, dan latihan fisik diikuti dengan meditasi. [47] X Teliti sumber
- Tai chi adalah program latihan ringan yang merupakan bagian dari pengobatan tradisional Tiongkok. Latihan tai chi terdiri dari gerakan pelan dan terkendali, meditasi, serta pernapasan dalam yang akan meningkatkan kesehatan jiwa dan raga. Banyak praktisi tai chi menganjurkan untuk melatihnya selama sekitar 15-20 menit 2 kali sehari di rumah, karena latihan teratur sangat penting untuk menguasai gerakan dan memperoleh efek jangka panjang. Sebelum memulai latihan tai chi, Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter, dan membicarakan tentang apa yang dibutuhkan oleh kondisi kesehatan Anda dengan instruktur tai chi. [48] X Teliti sumber
-
Cobalah aromaterapi. Aromaterapi dapat membantu Anda untuk rileks. Tuangkan beberapa tetes minyak asiri ke dalam humidifier atau air berendam, ataupun untuk membuat teh herbal.
- Lemon balm adalah salah satu jenis tanaman mint yang sering digunakan untuk membantu relaksasi dan mengurangi rasa cemas. Anda bisa membuat teh lemon balm dengan menyeduh 2-4 gr lemon balm kering atau 4-5 lembar daun lemon balm segar dalam air panas selama 10-15 menit. [49] X Teliti sumber
- Lavendel juga dapat menenangkan Anda. Selain itu juga dapat meredakan kelelahan. Usapkan minyak gosok lavendel atau tuangkan beberapa tetes minyak lavendel ke dalam humidifier . [50] X Teliti sumber Anda juga dapat membeli teh lavendel di banyak toko makanan kesehatan.
- Kamomil adalah tanaman yang berkhasiat menenangkan, juga dapat membantu meredakan flu. [51] X Teliti sumber Buatlah teh kamomil dengan menuangkan 1 cangkir air mendidih ke dalam 2-4 gr kamomil kering atau kantong teh kamomil. Menuangkan minyak kamomil ke dalam air panas untuk berendam juga dapat membantu Anda meredakan batuk. [52] X Teliti sumber
Iklan
-
Segera kunjungi dokter jika Anda mengalami sesak napas atau mengi. Kesulitan bernapas adalah kondisi darurat. Buatlah janji pemeriksaan dengan dokter di hari yang sama atau kunjungi unit gawat darurat. Dokter akan memberikan perawatan untuk melancarkan pernapasan Anda. [53] X Sumber Tepercaya Mayo Clinic Kunjungi sumber
- Contohnya, Anda mungkin membutuhkan perawatan tertentu agar bisa bernapas dengan lancar. Jika demikian, dokter bisa memberikan perawatan di kliniknya.
-
Kunjungi dokter apabila Anda mengalami demam dengan suhu melebihi 38,5 derajat C atau selama lebih dari 5 hari. Dalam kasus pilek biasa, demam yang Anda alami seharusnya akan reda dengan cepat. Namun, demam dalam waktu lama bisa jadi menandakan infeksi penyakit semakin buruk. Dokter bisa mencari tahu penyebab demam Anda semakin buruk dan meresepkan perawatan yang tepat. [54] X Sumber Tepercaya Mayo Clinic Kunjungi sumber
- Bagi anak-anak berusia kurang dari 12 tahun, kunjungilah dokter apabila demam terjadi selama lebih dari 2 hari.
- Bayi berusia kurang dari 12 minggu membutuhkan perawatan medis apabila mengalami demam dengan suhu lebih dari 38 derajat C.
-
Carilah perawatan untuk mengatasi gejala yang cukup berat atau tidak membaik selama 7 hari. Pilek biasanya akan mulai membaik dalam waktu 1 minggu. Namun, jika gejala yang Anda alami tidak kunjung membaik, infeksi penyakit mungkin bertambah berat atau Anda mengalami infeksi pernapasan berbeda. Sebaiknya kunjungi dokter untuk memastikan Anda mendapatkan perawatan yang tepat. [55] X Teliti sumber Anda mungkin mengalami gejala sebagai berikut:
- Demam
- Sakit tenggorokan berat
- Batuk terus-menerus, baik kering maupun berdahak
- Sakit kepala
- Nyeri sinus
- Nyeri tubuh berat
- Selesma
- Bersin
- Sesak napas atau mengi
-
Jalani pemeriksaan diagnostik untuk memastikan penyakit yang Anda derita, jika perlu. Gejala pilek mirip dengan infeksi pernapasan lain, termasuk juga flu. Jika gejala yang Anda alami cukup berat dan tidak membaik setelah 1 minggu, dokter mungkin perlu memastikan bahwa Anda tidak mengalami infeksi yang lebih serius. [56] X Sumber Tepercaya Mayo Clinic Kunjungi sumber Dokter mungkin akan menganjurkan Anda menjalani pemeriksaan seperti: [57] X Teliti sumber
- Tes darah lengkap untuk memastikan adanya infeksi
- Foto sinar-X dada untuk memeriksa sumbatan pada paru-paru atau pneumonia
- Tes flu cepat menggunakan sampel usap hidung atau tenggorokan.
Iklan
Tips
- Hindari merokok atau paparan asap rokok saat flu. Asap rokok akan mengiritasi membran lendir dan memperparah gejala Anda.
- Setelah mengusap hidung, cuci tangan Anda dan ambil tisu bersih. Cuci tangan Anda secara teratur. Gunakan antiseptik tangan selama bepergian.
- Konsumsi jeruk. Jeruk mengandung vitamin C yang dapat membantu sistem kekebalah tubuh Anda melawan flu.
- Minum air sebanyak Anda bisa, namun jangan sampai berlebihan. Selain itu, makanlah banyak sayur dan buah-buahan.
- Beristirahatlah sebanyak mungkin. Hal ini berarti Anda harus tidur sepanjang akhir pekan, atau bahkan mengajukan cuti selama beberapa hari. Terus minum banyak cairan adalah pilihan yang terbaik.
- Gunakan tablet obat batuk, namun jangan berlebihan.
- Beristirahatlah! Memaksa tubuh Anda bekerja terlalu keras hanya akan memperlambat pemulihan Anda.
- Coba rendam kaki Anda dalam air panas. Rendaman ini akan menenangkan saraf di tubuh Anda sekaligus meredakan sebagian gejala flu.
- Konsumsi diet sehat dan banyak beristirahat untuk membantu tubuh Anda pulih dengan cepat.
- Percikkan air dingin ke wajah Anda. Dengan begitu Anda akan merasa lebih segar. Hanya saja, ini hanyalah solusi sementara, dan efeknya hanya bertahan selama sekitar 30 menit.
- Buatah sup dengan 4 siung bawang putih, 1 sendok makan jahe bubuk, 2 cangkir kaldu ayam, 1 buah lemon, dan sekitar 1 sendok teh paprika.
- Berolahragalah untuk mencegah serangan flu. Penelitian menunjukkan bahwa olahraga sedang secara teratur dapat mengurangi kemungkinan Anda terserang flu. [58] X Teliti sumber
Iklan
Peringatan
- Jika ada kondisi lain yang mendasari flu, seperti asma atau emfisema, Anda sebaiknya segera melaporkannya ke dokter.
- Jika Anda hamil, beberapa obat-obatan, tanaman herbal, dan suplemen dapat membahayakan Anda dan janin, sehingga tidak boleh digunakan.
- Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat herbal apa pun. Obat herbal dapat berinteraksi dengan beberapa obat-obatan ataupun kondisi medis tertentu.
- Kunjungi dokter jika gejala Anda tidak membaik dalam waktu 7-10 hari, atau jika Anda mengalami gejala seperti demam lebih dari 38,9 °C, mengeluarkan cairan ingus yang warnanya tidak jernih, mulai batuk berdahak, atau ruam kulit.
Iklan
Referensi
- ↑ http://umm.edu/health/medical/altmed/condition/common-cold
- ↑ https://www.wwu.edu/chw/student_health/publications/Self%20Care%20Remedies.pdf
- ↑ http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/9443519
- ↑ http://www.naro.affrc.go.jp/english/vegetea/benifuuki/
- ↑ http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12804082
- ↑ http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12804082
- ↑ http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/9443519
- ↑ http://www.webmd.com/allergies/sinusitis?page=2
- ↑ http://www.webmd.com/cold-and-flu/8-tips-to-treat-colds-and-flu-the-natural-way
- ↑ https://www.wwu.edu/chw/student_health/publications/Self%20Care%20Remedies.pdf
- ↑ http://umm.edu/health/medical/reports/articles/sinusitis
- ↑ http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/000647.htm
- ↑ https://www.wwu.edu/chw/student_health/publications/Self%20Care%20Remedies.pdf
- ↑ http://www.unh.edu/health-services/ohep/complementaryalternative-health-practices/aromatherapy
- ↑ http://umm.edu/health/medical/altmed/herb/peppermint
- ↑ http://umm.edu/health/medical/altmed/herb/eucalyptus
- ↑ http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0278691505002899
- ↑ http://www.webmd.com/oral-health/features/oil-pulling
- ↑ http://www.webmd.com/oral-health/features/oil-pulling
- ↑ http://www.webmd.com/oral-health/features/oil-pulling
- ↑ http://www.fda.gov/ForConsumers/ConsumerUpdates/ucm316375.htm
- ↑ http://www.med.umich.edu/1info/FHP/practiceguides/Rhino/saline.pdf
- ↑ http://www.webmd.com/allergies/sinus-pain-pressure-11/neti-pots?page=2
- ↑ http://www.webmd.com/cold-and-flu/8-tips-to-treat-colds-and-flu-the-natural-way
- ↑ http://www.extension.umn.edu/garden/yard-garden/houseplants/houseplants-help-clean-indoor-air/
- ↑ http://umm.edu/health/medical/altmed/herb/elderberry
- ↑ http://umm.edu/health/medical/altmed/herb/elderberry
- ↑ http://umm.edu/health/medical/altmed/herb/eucalyptus
- ↑ http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-cold/in-depth/cold-remedies/art-20046403
- ↑ http://umm.edu/health/medical/altmed/herb/peppermint
- ↑ http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2007/12/22/is-honey-more-effective-than-cough-medicine.aspx
- ↑ http://www.webmd.com/cold-and-flu/cold-guide/echinacea-common-cold
- ↑ http://www.webmd.com/cold-and-flu/features/four-natural-cold-remedies-do-they-work?page=2
- ↑ http://www.webmd.com/cold-and-flu/cold-guide/echinacea-common-cold?page=2
- ↑ http://www.webmd.com/vitamins-and-supplements/lifestyle-guide-11/colds-flu-immune-system?page=3
- ↑ http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22419312
- ↑ http://www.medicaldaily.com/garlic-good-you-7-surprising-benefits-garlic-optimal-health-324114
- ↑ http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-cold/in-depth/cold-remedies/art-20046403
- ↑ http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12134712?dopt=Abstract
- ↑ http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/expert-answers/vitamin-c/faq-20058030
- ↑ http://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminC-Consumer/
- ↑ http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-cold/in-depth/cold-remedies/art-20046403
- ↑ http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-cold/in-depth/cold-remedies/art-20046403
- ↑ http://www.mayoclinic.org/healthy-living/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/water/art-20044256
- ↑ http://umm.edu/health/medical/altmed/condition/common-cold
- ↑ http://umm.edu/health/medical/altmed/treatment/relaxation-techniques
- ↑ http://umm.edu/health/medical/altmed/treatment/yoga
- ↑ http://umm.edu/health/medical/altmed/treatment/tai-chi
- ↑ http://umm.edu/health/medical-reference-guide/complementary-and-alternative-medicine-guide/herb/lemon-balm
- ↑ http://umm.edu/health/medical/altmed/herb/lavender
- ↑ http://umm.edu/health/medical-reference-guide/complementary-and-alternative-medicine-guide/herb/german-chamomile
- ↑ http://umm.edu/health/medical-reference-guide/complementary-and-alternative-medicine-guide/herb/german-chamomile
- ↑ https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-cold/symptoms-causes/syc-20351605
- ↑ https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-cold/symptoms-causes/syc-20351605
- ↑ https://med.uth.edu/orl/2012/07/12/the-common-cold-viral-upper-respiratory-illness-viral-uri/
- ↑ https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-cold/diagnosis-treatment/drc-20351611
- ↑ https://med.uth.edu/orl/2012/07/12/the-common-cold-viral-upper-respiratory-illness-viral-uri/
- ↑ http://blogs.umass.edu/bodyshop/files/2009/07/exerciseandcommoncold.pdf
Iklan